Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Umumkan Penangkapan 10.000 Imigran di Minneapolis
-
Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem
Pars Today - Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat mengumumkan penangkapan ribuan orang di Minneapolis, Minnesota, sebagai bagian dari penindakan migrasi yang sedang berlangsung oleh pemerintah AS.
Menurut laporan IRNA dari situs The Hill pada hari Selasa (20/01/2026), Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem mengklaim dalam sebuah pesan di jejaring sosial X, "Kedamaian dan keamanan publik di Minneapolis! Kami telah menangkap lebih dari 10.000 imigran ilegal kriminal yang membunuh warga Amerika, melukai anak-anak, dan menciptakan teror di Minneapolis."
Menurut laporan ini, 3.000 orang telah ditangkap dalam 6 minggu terakhir.
Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri AS mencantumkan nama-nama beberapa orang yang ditangkap, meskipun tidak ada rincian lebih lanjut yang diberikan tentang jenis dan tujuan penangkapan ini.
Minneapolis telah menjadi pusat perhatian dalam pertarungan nasional terkait migrasi setelah seorang petugas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) menembak dan membunuh Renee Goode, seorang wanita Minnesota berusia 37 tahun, yang memicu protes di seluruh Amerika Serikat.
Sebagai tanggapan terhadap protes setelah kematian wanita itu, pemerintahan Trump telah meningkatkan kerusuhan sipil nasional dengan mengerahkan sejumlah besar pasukan militer dan federal serta mengancam akan menggunakan undang-undang anti huru hara untuk membungkam para pengunjuk rasa, sebuah langkah yang menuai kritik tajam dari para pemimpin lokal dan aktivis hak-hak sipil.
Minnesota telah menyaksikan protes yang meluas selama berminggu-minggu setelah lebih dari 3.000 agen federal dikerahkan ke kota ini, sebuah langkah yang ditentang oleh para pemimpin lokal dan digambarkan oleh Gedung Putih sebagai operasi untuk memberantas kerusakan lokal dan menegakkan hukum migrasi.(sl)