Musuh Zionis Sedang Mengintai di Kawasan
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i184634-musuh_zionis_sedang_mengintai_di_kawasan
Pars Today - Seorang perwakilan dari faksi Pembangunan dan Kebebasan di parlemen Lebanon mengatakan, "Perselisihan internal adalah peluang terbesar bagi musuh Israel yang sedang mengintai di balik tanah air dan sejarah kita, seperti halnya mengintai seluruh kawasan."
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Jan 26, 2026 09:14 Asia/Jakarta
  • Bendera Lebanon
    Bendera Lebanon

Pars Today - Seorang perwakilan dari faksi Pembangunan dan Kebebasan di parlemen Lebanon mengatakan, "Perselisihan internal adalah peluang terbesar bagi musuh Israel yang sedang mengintai di balik tanah air dan sejarah kita, seperti halnya mengintai seluruh kawasan."

Menurut laporan IRNA hari Senin (26/01/2026) mengutip El-Nashra, Ayoub Hamid, perwakilan dari faksi Pembangunan dan Kebebasan di parlemen Lebanon mengatakan, "Perselisihan internal adalah peluang terbesar bagi musuh Israel yang sedang mengintai di balik tanah air dan sejarah kita, seperti halnya yang mengintai di seluruh kawasan ini."

Ia menyatakan, "Rencana kriminal Israel bertujuan untuk memecah belah kawasan dan melanjutkan konflik internal. Ancaman yang dihadapi kawasan ini dan bahaya yang menantinya membuat kita menyadari pentingnya persatuan dan empati sebagai anak-anak bangsa. Sekarang bukan waktunya untuk perselisihan di antara kita, tetapi kata-kata kita harus diungkapkan dengan jujur ​​dan bertanggung jawab, karena setiap orang harus bertanggung jawab, bukan hanya satu kelompok tertentu."

Ayoub Hamid terus menyatakan harapan bahwa pertemuan Presiden Lebanon dengan penduduk desa-desa perbatasan akan menjadi kesempatan untuk mengambil langkah-langkah yang lebih praktis untuk memberikan kompensasi kepada mereka.

"Selatan tidak dapat terus berada dalam keadaan krisis. Tanggung jawab terletak pada semua orang. Harapan terletak pada persatuan nasional ini yang menunjukkan peningkatan solidaritas dalam menghadapi kebiadaban global ini," tegasnya.

Perlu dicatat bahwa rezim Zionis telah meningkatkan intensitas serangannya terhadap Lebanon dalam beberapa hari terakhir.(sl)