Enam Tentara Zionis Tewas di Lebanon Selatan
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i191858-enam_tentara_zionis_tewas_di_lebanon_selatan
Pars Today – Radio militer rezim Zionis dalam sebuah laporan mengakui tewasnya 6 tentara dan luka-lukanya 20 tentara lainnya di Lebanon selatan.
(last modified 2026-06-21T06:44:51+00:00 )
Jun 21, 2026 13:35 Asia/Jakarta
  • Tentara Israel
    Tentara Israel

Pars Today – Radio militer rezim Zionis dalam sebuah laporan mengakui tewasnya 6 tentara dan luka-lukanya 20 tentara lainnya di Lebanon selatan.

Menurut laporan Kantor Berita Tasnim, radio militer rezim Zionis Minggu (21/6), melaporkan bahwa dalam bentrokan tentara rezim Zionis dengan para pejuang Hizbullah dari hari Kamis hingga kini di Lebanon selatan, 6 tentara militer rezim ini telah tewas dan 20 tentara lainnya terluka.

 

Dalam laporan ini disebutkan bahwa beberapa dari yang tewas adalah perwira.

 

Tentara pendudukan rezim Zionis, dengan merilis gambar salah satu tentara yang tewas, mengakui tewasnya Sersan Satu Naveh Havshush dalam bentrokan di Lebanon selatan.

 

Menyusul meningkatnya korban militer rezim Zionis di front selatan Lebanon, sumber-sumber media melaporkan bahwa rezim ini, untuk mengakses sisa-sisa tentara yang tewas dan peralatan hancurnya di wilayah Lebanon, telah meminta bantuan "Komite Pengawasan Gencatan Senjata" (yang disebut Komite Mekanisme).

 

Menurut laporan media, militer rezim Zionis meminta komite pengawasan gencatan senjata untuk menghubungi Hizbullah guna mengizinkan pengeluaran sisa-sisa jenazah dari dekat Bukit Ali al-Taher.

 

Berdasarkan laporan ini, karena kompleksitas situasi lapangan dan penempatan pasukan Hizbullah, Tel Aviv, dengan putus asa, terpaksa meminta "Komite Mekanisme" (yang bertanggung jawab mengawasi perjanjian gencatan senjata) untuk, melalui mediasi dengan Hizbullah, menyiapkan landasan bagi pengeluaran jenazah tentara lainnya serta pemulihan tank-tank yang hancur dari militer rezim ini di wilayah Lebanon.

 

Permintaan rezim Zionis ini, dari sudut pandang para pengamat politik, menunjukkan kebuntuan Zionis dalam menghadapi Hizbullah dan kelanjutan pendudukan rezim ini di Lebanon. (MF)