Putin: Rusia Akan Bantu Pasok Kebutuhan Pokok Iran di Tengah Tekanan
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i196052-putin_rusia_akan_bantu_pasok_kebutuhan_pokok_iran_di_tengah_tekanan
Pars Today – Putin dalam pertemuannya dengan Presiden Iran di sela-sela KTT Shanghai menyatakan: Kami berupaya untuk membantu Iran dalam kondisi sulit saat ini dan memasok barang-barang kebutuhan pokok yang diperlukan Tehran.
(last modified 2026-09-01T14:30:09+00:00 )
Sep 01, 2026 21:27 Asia/Jakarta
  • Putin-Pezeshkian
    Putin-Pezeshkian

Pars Today – Putin dalam pertemuannya dengan Presiden Iran di sela-sela KTT Shanghai menyatakan: Kami berupaya untuk membantu Iran dalam kondisi sulit saat ini dan memasok barang-barang kebutuhan pokok yang diperlukan Tehran.

Menurut laporan Kantor Berita Mehr yang mengutip Al-Jazeera, Vladimir Putin, Presiden Rusia, Selasa (1/9) bertemu dan berdialog dengan Masoud Pezeshkian, Presiden Republik Islam Iran, di sela-sela KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai dan Shanghai Plus.

 

Berdasarkan pengumuman kantor berita ini, Presiden Rusia dalam pertemuan ini mengatakan: "Rusia dan Iran, meskipun ada kondisi militer dan politik saat ini, telah mempertahankan hubungan ekonomi mereka. Rakyat Rusia, dalam membela kepentingan Iran, bersolidaritas dengan rakyat negara ini."

 

Vladimir Putin dalam hal ini menambahkan: "Rusia berupaya untuk membantu Iran dalam kondisi sulit saat ini dan memasok barang-barang kebutuhan pokok yang diperlukan."

 

Menurut laporan Kantor Berita Sputnik, Putin kemudian melanjutkan: "Rusia menyambut penandatanganan nota kesepahaman antara Iran dan AS, namun gencatan senjata bersifat rapuh. Hubungan Rusia dan Iran di semua tingkat mengalami perkembangan yang stabil. Rakyat Rusia, dalam perjuangan untuk memenuhi kepentingan, berdiri di samping rakyat Iran. Kami menekankan pentingnya kerja sama antara Rusia dan Iran di bidang kemanusiaan."

 

Menurut laporan TASS, Presiden Rusia dalam pertemuannya dengan Masoud Pezeshkian, memintanya untuk menyampaikan salam dan penghormatannya kepada Pemimpin Republik Islam, Sayid Mojtaba Khamenei. (MF)