Indonesia Perkuat Kerja Sama Perdagangan dengan Pakistan
-
Presiden Joko Widodo
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo hari Jumat (26/1) meninggalkan India menuju Pakistan untuk melanjutkan kunjungan kenegaraan ke kawasan Asia selatan.
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi di New Delhi mengatakan Presiden Joko Widodo akan memperkokoh kerja sama perdagangan dengan Pakistan dalam kunjungan kenegaraannya.
"Pertama adalah memperkokoh `Preferential Trade Agreement` (PTA) yang kita sudah lakukan atau dimiliki antara Indonesia dengan Pakistan sejak 2012 dan kita sudah punya peta, tetapi kita akan memperkokoh lagi agar perdagangan kita naik," ujar menlu Retno dilansir Antara Jumat malam.
Dilaporkan, total perdagangan Indonesia dengan Pakistan pada periode Januari hingga Oktober 2017 mencapai sekitar 2,13 miliar dolar AS.
Pakistan memiliki populasi penduduk yang cukup besar mencapai sekitar 201 juta jiwa pada 2016 dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 4,7 persen di tahun 2016.
Presiden dan Ibu Iriana tiba pada pukul 14.30 waktu setempat di Pangkalan Udara Nur Khan, Islamabad, Pakistan dan disambut langsung oleh Presiden Pakistan Mamnoon Hussain dan Ibu Begun Mahmooda Mamnoon.
Sebelumnya, dalam kunjungan kerjanya di India, Presiden Indonesia menghadiri KTT Peringatan ASEAN-India 2018 dan peringatan Hari Republik India. Selain itu Presiden melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri India Narendra Modi dan Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc.
Dalam pertemuan dengan PM Modi, Presiden menyampaikan perlunya kerja sama maritim untuk menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan Indo-Pasifik. Presiden juga meminta pemerintah India mengkaji kebijakan penaikan tarif masuk minyak nabati.
Ketika bertemu dengan Perdana Menteri Vietnam, Presiden Jokowi berbicara tentang negosiasi tentang Zona Ekonomi Eksklusif untuk menghindari konflik di perairan dan menyampaikan kekhawatiran mengenai regulasi persyaratan non-tarif terhadap ekspor kendaraan bermotor.
Presiden Jokowi memulai lawatan ke kawasan Asia selatan dengan mengunjungi Sri Lanka. Dari Pakistan, Presiden Joko Widodo melanjutkan lawatannya ke Bangaladesh dan Afghanistan.(Antara/PH)