Rahbar Angkat Anggota Baru Dewan Tinggi Revolusi Kebudayaan Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i108948-rahbar_angkat_anggota_baru_dewan_tinggi_revolusi_kebudayaan_iran
Pemimpin Besar Revolusi Islam atau Rahbar mengangkat anggota Dewan Tinggi Revolusi Kebudayaan Iran untuk masa jabatan baru.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Nov 14, 2021 15:18 Asia/Jakarta
  • Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayid Ali Khamenei.
    Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayid Ali Khamenei.

Pemimpin Besar Revolusi Islam atau Rahbar mengangkat anggota Dewan Tinggi Revolusi Kebudayaan Iran untuk masa jabatan baru.

Ayatullah Sayid Ali Khamenei dalam sebuah dekrit pada Minggu (14/11/2021), mengangkat anggota baru Dewan Tinggi Revolusi Kebudayaan Iran untuk masa jabatan empat tahun.

Rahbar berterima kasih atas kerja keras para anggota lama, terutama ilmuwan dan profesor yang tidak hadir untuk masa jabatan baru. Menurutnya, menata budaya berdasarkan nilai-nilai revolusi dapat menjadi sarana untuk menghadapi serangan budaya dan media asing.

"Memasuki 40 tahun kedua Revolusi Islam, yang bertepatan dengan awal abad baru Hijriah Syamsiah, membutuhkan pandangan baru, tindakan patologi (budaya), dan pembaruan terhadap seperangkat infrastruktur peradaban," tambahnya.

Ayatullah Khamenei menekankan bahwa budaya adalah pengarah semua tindakan fundamental masyarakat manusia dan pendorong untuk mempercepat atau memperlambatnya. Saat ini, pendekatan ini secara khusus ditujukan untuk mempromosikan pandangan dan rasa tanggung jawab para elit dan aktivis budaya di berbagai bidang, di mana pembangunan budaya merupakan sarana kemajuan dan kesuksesan terbaik di setiap negara.

"Sejak awal, tugas Dewan Tinggi Revolusi Kebudayaan adalah untuk mengatur kondisi budaya dan ilmu pengetahuan di Iran, menyusun kebijakan di dua bidang itu, membimbing lembaga-lembaga terkait ke arah nilai-nilai dan tujuan revolusi, memenuhi kebutuhan intelektual lembaga-lembaga tersebut, dan menampilkan diri sebagai pusat budaya negara," kata Rahbar. (RM)