125 Pejabat AS Terlibat dalam Pembunuhan Jenderal Soleimani
https://parstoday.ir/id/news/iran-i112410-125_pejabat_as_terlibat_dalam_pembunuhan_jenderal_soleimani
Deputi Urusan Internasional Mahkamah Agung Iran mengatakan, mayoritas dari 125 tersangka dan terdakwa utama dalam kasus pembunuhan Syahid Qasem Soleimani bekerja di pemerintah AS.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jan 03, 2022 07:49 Asia/Jakarta
  • Foto Jenderal Qasem Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis.
    Foto Jenderal Qasem Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis.

Deputi Urusan Internasional Mahkamah Agung Iran mengatakan, mayoritas dari 125 tersangka dan terdakwa utama dalam kasus pembunuhan Syahid Qasem Soleimani bekerja di pemerintah AS.

"Selain para tersangka dan terdakwa ini, beberapa negara lain juga melakukan tindakan pendukung," kata Kazem Gharibabadi dalam wawancara dengan TV2 IRIB pada Minggu (2/1/2022) malam.

Dia menuturkan tujuan Republik Islam Iran bekerja sama dengan pemerintah Irak, sebagai negara tempat kejahatan itu terjadi, adalah untuk mengidentifikasi semua orang yang terlibat dalam kejahatan teroris ini dan membawa mereka ke pengadilan.

Gharibabadi menegaskan pelaku utama kejahatan teroris ini adalah mantan Presiden AS Donald Trump. Dia mengakui melakukan tindakan teror ini dan berbangga dengannya.

"Pengakuannya dapat menjadi sebuah bukti yang kredibel di pengadilan internasional," tambahnya.

Dia menekankan bahwa kasus pembunuhan Syahid Soleimani sedang diusut di tingkat pidana dan berkas gugatan akan segera rampung.

Jenderal Qasem Soleimani dan Wakil Ketua Hashd al-Shaabi Irak Abu Mahdi al-Muhandis, bersama dengan delapan pengawal mereka, gugur syahid dalam serangan udara pasukan teroris AS di dekat Bandara Internasional Baghdad pada 3 Januari 2020.

Serangan teror ini dilakukan atas perintah langsung Presiden Donald Trump. (RM)