Raisi: Trump Harus Diadili !
Presiden Republik Islam Iran, Sayid Ebrahim Raisi mengatakan, "Donald Trump, presiden AS saat itu, sebagai aktor utama pembunuhan Syahid Qassem Soleimani harus diadili,".
Presiden Raisi dalam peringatan Haul kedua kesyahidan Haji Qassem Soleimani di Tehran hari Senin (3/1/2022) menyampaikan pesan kepada AS dengan mengatakan, "Anda [Amerika] mengira tanggal 3 Januari adalah hari berakhirnya Haji Qassem, tapi semua itu keliru. Sebab 3 Januari adalah hari lahirnya Haji Qassem kembali,".
Presiden Republik Islam Iran menambahkan, "Haji Qassem Soleimani adalah tamu resmi Perdana Menteri Irak dan Amerika melanggar kedaulatan Irak dengan membunuh pejabat tinggi negara lain di sana,".
"Jika mekanisme pengadilan yang adil terhadap Trump, Pompeo, dan penjahat lainnya diberikan, dan kejahatan mengerikan mereka dibawa ke pengadilan, maka hal ini sangat baik. Tapi jika tidak, jangan ragukan pembalasan dari bangsa ini," ujar Raisi.
Presiden Republik Islam Iran juga menyatakan bahwa Haji Qassem mengenali dan menggunakan kapasitasnya pada waktu yang tepat, dan mengubah Front Hizbullah Lebanon menjadi front perlawanan regional dan internasional.
"Haji Qassem menyadari potensi para pemuda dan mereka untuk menghadapi arus kekuatan arogan dengan keberanian, dan motivasinya yang tinggi," papar Presiden Iran.
Raisi menekankan bahwa Haji Qasim Soleimani adalah sebuah sekolah, dengan menegaskan, "Sekolah ini tidak akan bisa dihancurkan oleh teror dan misil, dan sekolah Haji Qassim akan tetap ada dan lestari,".(PH)