Abdollahian: Iran Serius Tingkatkan Kerja Sama dengan Indonesia
https://parstoday.ir/id/news/iran-i118032-abdollahian_iran_serius_tingkatkan_kerja_sama_dengan_indonesia
Menteri Luar Negeri Iran menegaskan keseriusan negaranya untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang, terutama penguatan ekonomi dengan Indonesia Indonesia.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Mar 31, 2022 08:03 Asia/Jakarta
  • Abdollahian: Iran Serius Tingkatkan Kerja Sama dengan Indonesia

Menteri Luar Negeri Iran menegaskan keseriusan negaranya untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang, terutama penguatan ekonomi dengan Indonesia Indonesia.

Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir-Abdollahian dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Mersudi di sela-sela Pertemuan Ketiga Negara Tetangga Afghanistan di China hari Rabu (30/3/2022) menyampaikan urgensi peningkatan kerja sama dengan Indonesia, khususnya di bidang ekonomi.

Selain menghargai kerja sama konstruktif yang selama ini terjalin erat antara Iran dan Indonesia di organisasi internasional, Amir Abdollahian juga memuji posisi  Indonesia dalam masalah Palestina.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi dalam pertemuan tersebut menyinggung bidang-bidang yang bisa ditingkatkan dalam kerja sama kedua negara. 

Retno juga mengapresiasi positif tren peningkatan volume perdagangan antara Indonesia dan Iran, serta menyerukan perluasan kerja sama di berbagai bidang, terutama teknologi kesehatan dan kesepakatan tarif preferensial. 

Isu dan perkembangan kekonsuleran di Asia Barat merupakan salah satu topik yang dibahas oleh Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran dan Indonesia.

Pada hari Selasa, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian memimpin delegasi politik untuk menghadiri pertemuan menteri luar negeri negara-negara pendukung pemulihan Afghanistan dari krisis yang berlangsung di China.

Pertemuan ketiga negara-negara tetangga Afghanistan diadakan hari ini dengan partisipasi menteri luar negeri dan pejabat dari Iran, Pakistan, Cina, Turkmenistan, Uzbekistan, Rusia, Tajikistan dan Qatar.(PH)