Kapten Bosnia: Menghormati Keadilan, Tidak Menjabat Tangan Tim Israel
https://parstoday.ir/id/news/world-i188328-kapten_bosnia_menghormati_keadilan_tidak_menjabat_tangan_tim_israel
Pars Today - Kapten tim nasional sepak bola U‑21 Bosnia dan Herzegovina mengatakan bahwa penghormatan terhadap keadilan mencegah para anggota tim ini untuk berjabat tangan dengan para pemain Zionis.
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Apr 04, 2026 12:55 Asia/Jakarta
  • Lukmanul Hakim, anggota Parlemen Indonesia
    Lukmanul Hakim, anggota Parlemen Indonesia

Pars Today - Kapten tim nasional sepak bola U‑21 Bosnia dan Herzegovina mengatakan bahwa penghormatan terhadap keadilan mencegah para anggota tim ini untuk berjabat tangan dengan para pemain Zionis.

Tim sepak bola Bosnia dan Herzegovina dalam babak kualifikasi Euro U‑21 di Grup G berhadapan dengan rezim Zionis, sementara para pemainnya tidak bersedia berjabat tangan dengan orang‑orang Israel.

Menurut laporan Pars‑Today yang dikutip dari Kantor Berita Fars, Muhamed Buljubasic, kapten tim nasional sepak bola U‑21 Bosnia dan Herzegovina, setelah penolakan kolektif timnya untuk berjabat tangan dengan para pemain rezim Zionis, dalam sebuah pesan menyatakan bahwa pendidikan keluarganya dan prinsip‑prinsip moralnya tidak mengizinkannya untuk mendahului orang‑orang yang membawa dunia menuju kekerasan.

Buljubasic menulis, “Sebagai kapten, saya menyatakan bahwa tanah air dan orang tua saya tidak pernah mendidik saya untuk membungkuk di hadapan orang‑orang yang menuntun dunia ini menuju ketidakbergunaan dan kekerasan.”

Ia mengingatkan, “Bosnia selalu berada di pihak kebenaran dan keadilan, dan akan tetap demikian. Saya dengan perilaku ini menunjukkan apa yang dirasakan seorang individu biasa mengenai situasi dunia saat ini.”

Dalam kelanjutan gelombang kejijikan terhadap kejahatan‑kejahatan rezim Zionis di tingkat dunia, seorang anggota parlemen Indonesia juga, setelah terbunuhnya tiga pasukan penjaga perdamaian asal negara ini di Lebanon oleh orang‑orang Israel, meminta pelarangan masuk bagi para pemegang paspor rezim tersebut ke Indonesia.

Lukmanul Hakim mengatakan bahwa pencegahan masuk pemegang paspor Israel akan menunjukkan kedaulatan Indonesia dan sikapnya terhadap pelanggaran mencolok hukum internasional.(sl)