Laporan Jubir Kemenlu Iran soal Perundingan Pencabutan Sanksi
-
Jubir Kemenlu Iran Nasser Kanaani
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani mengkonfirmasi berlanjutnya negosiasi juru runding senior Iran dengan deputi kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa untuk pencabutan sanksi di Doha.
Putaran kedelapan perundingan di Wina terkait pencabutan sanksi yang dimulai sejak 27 Desember 2021 memasuki masa jeda atas usulan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell dan para juru runding kembali ke negara masing-masing untuk melakukan konsultasi politik.
Sejak saat itu hingga kini proses perundingan terhenti karena sikap Washington yang menunda mengambil keputusan untuk mengkompensasi langkah ilegalnya terhadap Iran di JCPOA, namun setelah kunjungan terbaru Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropo, Josep Borrell ke Tehran dan pertemuannya dengan petinggi Iran, diumumkan bahwa berdasarkan keputusan Iran dan AS, perundingan untuk mencabut sanksi dimulai kembali hari Selasa dan Rabu (28-29 Juni 2022) di Doha, Qatar.
Oleh karena itu, Juru Runding Senior Iran, Ali Bagheri hari Selasa bertolak ke Doha untuk memulai perundingan.
Menurut laporan IRNA, Nasser Kanaani Rabu (29/6/2022) sore di Tweetnya seraya mengisyaratkan perundingan pencabutan sanksi di Doha menulis, melanjutkan perundingan pencabutan sanksi, digelar negosiasi intensif selama hari Selasa dan Rabu dengan dengan mediasi Enrique Mora, Deputi Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa.
"Iran memaparkan pandangan dan usulan praktisnya terkait isu-isu yang tersisa, sementara pihak seberang juga menggulirkan catatannya," ungkap Kanaani.
Lebih lanjut ia mengatakan, terkait kelanjutan rute dan tahap negosiasi selanjutnya, seperti biasa Bagheri dan Mora akan selalu berhubungan. (MF)