Aparat Keamanan Iran Sita Bom dari Tangan Pemimpin Kerusuhan
-
ilustrasi penangkapan penjahat
Sebuah bom rakitan berhasil disita dari tangan salah satu koordinator lapangan kerusuhan kelompok anti-Revolusi Islam di pusat Provinsi Isfahan, selatan Iran.
Kepala Pengadilan Revolusi Kota Shiraz, Abouzar Ranjbar, Sabtu (3/12/2022) mengumumkan, ketua kelompok anti-Revolusi Islam Iran yang beranggotakan sembilan orang ini terbukti menjalin hubungan dengan aktivis politik dan oposisi di luar negeri.
Abouzar Ranjbar mengatakan, "Salah satu aktivitas kelompok anti-Revolusi Islam ini adalah mengendalikan kerusuhan-kerusuhan di berbagai lokasi Kota Shiraz."
"Ketua kelompok anti-Revolusi ini ditangkap ketika tengah membawa sejumlah bom rakitan bersama detonator dan penunda waktu ledak," imbuhnya.
Ranjbar juga menyinggung aksi-aksi destruktif yang dilakukan kelompok ini dan pemimpin utamanya. Menurutnya, aktivitas luas dan terorganisir kelompok ini dilakukan untuk mengarahkan kerusuhan jalanan di berbagai lokasi di kota Shiraz, dan hal ini terungkap dalam penyelidikan.
Ia menegaskan, kelompok ini gagal membakar sebuah markas relawan rakyat Basij, di Kota Shiraz, dan kasus ini sedang diproses di Pengadilan Revolusi Kota Shiraz. (HS)