Paveh, Rudal Baru Iran Tembus 1650 Kilometer Diluncurkan
Komandan Pasukan Dirgantara IRGC menyatakan bahwa Rudal jelajah berbasis darat terbaru Iran, Paveh, yang diproduksi oleh IRGC dengan jangkauan 1.650 km telah diluncurkan.
Brigjen Hajizadeh dalam acara televisi Jumat (24/2/2023) malam mengatakan, "[Rudal] Somar, Houizeh dan Talaiyeh (Abu Mahdi) termasuk di antara jangkauan yang lebih rendah dari rudal darat Iran, dan sekarang Paveh telah ditambahkan ke dalamnya,".
"Kami membeli radar dari salah satu negara sahabat, tetapi pada akhirnya tidak dikirimkan kepada kami. Selanjutnya kami membuat radar sendiri. Kini, kami tidak akan bergantung pada siapa pun," ujar Hajizadeh
"Musuh tidak akan pernah bisa membangun pertahanan rudal anti-hipersonik seperti kita. Kecepatan rudal ini lebih dari 12-13 mach," tegasnya.
Komandan pasukan Dirgantara IRGC mengungkapkan kemampuan Iran menyerang musuh.
"Kami dapat menargetkan armada angkatan laut dan kapal induk Amerika pada jarak 2.000 kilometer. Jarak 2000 km ini untuk menghormati pihak Eropa dan kami berharap mereka akan menjaga rasa hormat ini," papar Brigjen Hajizadeh.
Mengenai kekuatan militer Amerika yang tidak efektif menghadapi Iran, Komandan Angkatan Dirgantara IRGC menjelaskan, "Amerika memiliki sejumlah kekuatan superior yang telah kami pukul atau dibuat tidak efektif,".
"Kami telah mencapai kemampuan baru dalam operator satelit, yang telah membuka jalan untuk membuat dnegan bobot dan orbit yang lebih tinggi," pungkasnya.(PH)