Pejabat Zionis: Kami Dihadapkan pada Kejutan Besar dalam Konflik Lebanon
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i189084-pejabat_zionis_kami_dihadapkan_pada_kejutan_besar_dalam_konflik_lebanon
Pars Today - Seorang pejabat militer Zionis mengakui ketidakberdayaan rezim Zionis dalam menghadapi serangan drone Hizbullah.
(last modified 2026-04-28T07:51:43+00:00 )
Apr 28, 2026 14:50 Asia/Jakarta
  • Tentara Israel kebingungan menghadapi serangan drone Hizbullah
    Tentara Israel kebingungan menghadapi serangan drone Hizbullah

Pars Today - Seorang pejabat militer Zionis mengakui ketidakberdayaan rezim Zionis dalam menghadapi serangan drone Hizbullah.

Melaporkan dari Pars Today, Selasa, 28 April 2026, Channel 15 TV Zionis mengutip pejabat militer Zionis yang melaporkan bahwa hanya dalam 24 jam, 10 drone ditembakkan ke arah pasukan mereka di Lebanon selatan. "Ini adalah kejutan besar," katanya.

Setiap minggu, puluhan drone diterbangkan ke arah tentara Zionis yang ditempatkan di Lebanon. Lingkaran keamanan di rezim Zionis sedang mencari solusi untuk menghadapi serangan drone ini.

Pejabat militer tersebut menambahkan bahwa drone bunuh diri beroperasi sebagai kejutan besar di medan perang. "Kami tidak cukup siap untuk menghadapi ancaman ini."

Sebelumnya, Channel 12 TV Zionis, mengutip sumber keamanan, melaporkan bahwa Hizbullah menggunakan drone berkabel serat optik, sebuah masalah yang sangat mengkhawatirkan militer Zionis.

Israel menguasai langit dengan jet-jet canggih, tetapi tidak bisa menghentikan drone kecil yang terbang rendah. Iron Dome mungkin efektif melawan roket, tetapi terhadap drone sekecil burung yang membawa muatan mematikan, sistem pertahanan udara menjadi hampir buta.

"Kejutan besar", itulah kata kunci dari pengakuan ini. Pejabat militer Zionis sendiri yang mengatakan bahwa mereka tidak siap. Mereka yang dulu mengancam akan "menghancurkan Hizbullah" kini hanya bisa menghitung jumlah drone yang masuk setiap minggu.

Perang asimetris sedang berlangsung, dan Israel, dengan semua kecanggihan teknologinya, mendapati dirinya tidak memiliki jawaban.(sl)