Iran: Rezim Zionis Perpendek Umurnya dengan Kelanjutan Kejahatan
Menanggapi serangan brutal rezim Zionis terhadap bangsa Palestina yang tertindas, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan, "Rezim Zionis memperpendek umurnya dengan melanjutkan kejahatannya,".
Nasser Kanani Chafi, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran di akun Twitternya hari Kamis (22/6/2023) menunjukkan perlawanan bangsa Palestina yang tertindas terhadap agresi dan serangan biadab rezim Zionis.
"Perlawanan adalah tanggapan alami dan sah dari bangsa Palestina terhadap terorisme, pendudukan rezim apartheid terhadap bangsa Palestina yang tertindas, namun bangsa tangguh tidak akan membiarkan terorisme terorganisir dan kejahatan Zionis dibiarkan begitu saja," kata Jubir Kemenlu Iran.
Dalam operasi gabungan antara tentara dan Shabak (Organisasi Intelijen dan Keamanan Dalam Negeri Israel), rezim Zionis berusaha membunuh tiga pasukan perlawanan Palestina di dalam mobil menggunakan drone Hermes 450.
Dalam sebuah pernyataan, Batalion Jenin yang berafiliasi dengan Saraya Al-Quds, sayap militer Gerakan Jihad Islam Palestina mengumumkan bahwa 3 tentara kelompok ini syahid dalam operasi drone rezim Zionis.
Kejahatan rezim Zionis ini memicu reaksi kelompok perlawanan.
Kelompok perlawanan mengumumkan bahwa penargetan pejuang perlawanan Palestina di Tepi Barat oleh rezim Zionis menggunakan drone adalah bukti kegagalan dan ketidakmampuannya untuk menangani para pejuang perlawanan.(PH)