Hamid Nouri: Negara-Negara Barat Mengolok-olok HAM
Jul 09, 2024 15:00 Asia/Jakarta
-
Hamid Nouri
Parstoday - Warga Iran, yang ditangkap oleh pemerintah Swedia, secara ilegal dan tidak berperikemanusiaan, mengatakan, klaim-klaim Barat, soal hak asasi manusia, tidak benar.
Hamid Nouri, 9 November 2019 ditangkap oleh aparat keamanan Swedia, saat tiba di bandara negara itu dalam kunjungannya untuk menyelesaikan masalah keluarga putri angkatnya.
Pengadilan Swedia, dengan bersandar pada tuduhan-tuduhan kelompok teroris MKO, pada 14 Juli 2022, menjatuhkan vonis kurungan penjara atas Hamid Nouri.
Setelah ditahan selama 1.680 hari di penjara Swedia, akhirnya Hamid Nouri, dibebaskan pada pertengahan Juni 2024 dan kembali ke Iran.
Hamid Nouri menegaskan, "Klaim-klaim Barat, terkait membela hak asasi manusia menggelikan, karena negara-negara Barat, telah menyandera kata HAM, dan mengolok-oloknya."
Ia menambahkan, "Para pengklaim pembela HAM ini menangkap saya, seorang warga biasa, saat melakukan kunjungan, dan menahan saya di ruang isolasi selama lebih dari 1.600 hari."
Warga Iran, yang bebas dari penjara Swedia, ini mengaku bahwa dirinya selama dipenjara di ruang isolasi mendapatkan berbagai macam penyiksaan fisik, psikologis, dan mental.
"Perlakuan yang saya terima adalah sebuah contoh dari hak asasi manusia Amerika, Barat, dan Swedia," pungkasnya. (HS)