Senjata Nuklir Tidak Memiliki Tempat dalam Doktrin Pertahanan Iran
Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Republik Islam Iran mengatakan, "Senjata nuklir tidak memiliki tempat dalam doktrin pertahanan Iran, dan ini dibuktikan oleh laporan dari organisasi pemantau internasional."
Tehran, Pars Today- Ali Akbar Ahmadian, Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Republik Islam Iran dalam pertemuan di KTT Keamanan BRICS di Brasil hari Rabu (30/4/2025) mengatakan, "Iran tidak akan menyerahkan hak-hak sahnya yang tidak dapat dicabut, termasuk hak penggunaan energi atom secara damai."
"Republik Islam Iran juga mengusulkan untuk meluncurkan mata uang digital BRICS dan layanan perbankan khusus dan aman untuk perdagangan intra-grup dan simbol kemandirian ekonomi, serta membentuk komite keamanan rantai pasokan dengan penekanan pada asuransi transportasi, penciptaan koridor anti-sanksi, dan peluncuran dana dukungan untuk melawan sanksi asing," ujar Ahamdian.
Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran mengungkapkan,"Ancaman beberapa negara terhadap BRICS dan anggotanya mencerminkan kekhawatiran mendalam tentang potensi besar BRICS untuk menciptakan blok ekonomi, politik, dan budaya yang kuat."
Ahmadian menegaskan,"Dalam masalah Palestina, dunia tengah menyaksikan reproduksi wacana berbahaya dengan tajuk 'perdamaian melalui kekuatan' dan 'diplomasi koersif', sementara perdamaian sejati berakar pada keadilan dan pengakuan hak-hak yang sah."(PH)