Hari “Seni Karpet Persia” di Berlin: Simbol Persahabatan dan Budaya Antarbangsa
Acara Hari “Seni Karpet Persia” diselenggarakan di aula konferensi Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Berlin, dihadiri oleh sejumlah duta besar, diplomat, dan para pecinta seni dan budaya Iran.
Tehran, Parstoday, Majid Nili, Duta Besar Iran untuk Jerman, menyebut karpet Persia sebagai lambang seni, kesabaran, dan kehalusan cita rasa bangsa Iran, serta menekankan peran pentingnya dalam memperkenalkan budaya Iran yang kaya kepada dunia. Ia menambahkan bahwa pendirian Rumah Bersama Karpet Iran–Jerman merupakan peluang berharga untuk memperkuat dan mempermudah kerja sama budaya dan ekonomi di bidang ini.
Keindahan Seni Tradisional Iran
Dalam acara tersebut, Zahra Kamani, Kepala Pusat Nasional Karpet Iran, melalui pesan video menyoroti nilai sejarah, seni, dan ekonomi karpet tenun tangan Iran, serta mengapresiasi para seniman dan penenun yang terus berupaya menjaga keaslian dan inovasi dalam seni kuno ini.Ia menegaskan bahwa karpet Persia bukan sekadar karya seni, melainkan bagian dari identitas budaya dan ekonomi bangsa Iran yang telah dikenal luas di seluruh dunia.
Bagian pameran acara ini menampilkan karpet-karpet indah dan bernilai tinggi dari berbagai daerah Iran – seperti Tabriz, Qom, Kashan, Naein, dan Kerman – yang memamerkan keragaman budaya dan keindahan seni Iran, serta mendapat sambutan hangat dari para tamu yang hadir.
Simbol Persahabatan Melalui “Simpul Karpet”
Salah satu bagian menarik acara ini adalah lokakarya desain pola karpet Iran yang dipandu dua pengrajin ternama di bidangnya, serta pemutaran video tentang keindahan karpet Persia.Sebagai penutup, beberapa tamu kehormatan ikut mengikat “simpul persahabatan” di atas alat tenun, sebagai simbol ikatan budaya dan persaudaraan antara bangsa-bangsa.
Karpet Persia: Bahasa Universal Seni Iran
Karpet Persia sejak lama dikenal sebagai salah satu simbol paling menonjol dari budaya dan seni Iran, dan hingga kini tetap memiliki posisi istimewa di dunia.Seni ini merupakan perpaduan antara keindahan, kesabaran, kreativitas, dan makna spiritual, yang diwariskan lintas generasi oleh berbagai etnis di Iran.
Jerman sendiri sejak dahulu menjadi pusat perdagangan utama karpet Persia di Eropa, dan masih memainkan peran penting dalam memperkenalkan karya seni ini ke pasar internasional.(PH)