Pawai 22 Bahman, Simbol Kebangkitan dan Kewaspadaan, Persatuan dan Solidaritas Rakyat Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i185304-pawai_22_bahman_simbol_kebangkitan_dan_kewaspadaan_persatuan_dan_solidaritas_rakyat_iran
Pada peringatan ke-47 kemenangan Revolusi Islam, pawai 22 Bahman di Teheran, bersamaan dengan seluruh Iran Islami, dimulai dengan kehadiran penuh semangat dari berbagai lapisan masyarakat Iran.
(last modified 2026-02-11T08:52:32+00:00 )
Feb 11, 2026 15:50 Asia/Jakarta
  • Pawai 22 Bahman, Simbol Kebangkitan dan Kewaspadaan, Persatuan dan Solidaritas Rakyat Iran

Pada peringatan ke-47 kemenangan Revolusi Islam, pawai 22 Bahman di Teheran, bersamaan dengan seluruh Iran Islami, dimulai dengan kehadiran penuh semangat dari berbagai lapisan masyarakat Iran.

Rakyat di seluruh Iran Islami pada hari Rabu memulai pawai peringatan ke-47 kemenangan Revolusi Islam, dan dengan kehadiran luas, sambil memperbarui ikrar setia kepada cita-cita pendiri Republik Islam Iran dan Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, menegaskan kelanjutan jalan para syahid terhormat tanah air hingga kemenangan akhir atas musuh-musuh Iran.

Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, dalam pesan televisi, menyebut 22 Bahman sebagai hari penampakan kekuatan dan kemuliaan bangsa Iran, dan dengan menekankan bahwa kehadiran rakyat dalam pawai serta pernyataan kesetiaan kepada Republik Islam akan menyebabkan mundurnya musuh dari ambisi terhadap Iran dan kepentingan nasional, beliau menegaskan: pada 22 Bahman, dengan menunjukkan tekad dan keteguhan kalian, buatlah musuh putus asa.

22 Bahman mengingatkan salah satu peristiwa sejarah terbesar bangsa besar Iran; dan rakyat revolusioner Iran setiap tahun, dalam kondisi apa pun, turun ke jalan-jalan dan mempertontonkan persatuan dan solidaritas mereka dalam menjaga nilai-nilai Revolusi Islam kepada dunia.

Keikutsertaan rakyat dalam pawai 22 Bahman merupakan ajang perwujudan kebangkitan dan kewaspadaan, persatuan dan solidaritas mereka, kepedulian terhadap nasib negara, serta pernyataan kebencian terhadap musuh-musuh sistem Islam, yang sekaligus memberi semangat dan harapan bagi sahabat-sahabat sistem Islam, serta menggagalkan konspirasi musuh-musuh internal dan eksternal Revolusi Islam.

Pawai 22 Bahman, sebagai salah satu peristiwa politik dan sosial terpenting di negara ini, merupakan refleksi dari persatuan nasional, kesetiaan terhadap cita-cita Revolusi Islam, dan tanda kekuatan rakyat Iran.

Revolusi Islam tidak hanya berperan bagi bangsa Iran dan kaum Muslim di negara lain, tetapi juga sebagai model bagi manusia-manusia pencinta kebebasan di dunia; berdasarkan hal ini, pawai megah 22 Bahman menjadi pengingat nilai-nilai, tujuan luhur Revolusi, dan pembangunan peradaban Islam baru bagi seluruh umat Islam dan masyarakat pencinta kebebasan dunia.

Kehadiran ini merupakan tanda stabilitas politik dan dukungan rakyat terhadap sistem Islam yang juga mendapat perhatian di tingkat internasional. Kehadiran luas rakyat dalam pawai 22 Bahman menggagalkan upaya media asing untuk menciptakan perpecahan atau menanamkan keputusasaan.

Pawai 22 Bahman juga merupakan simbol budaya dari kehadiran generasi-generasi baru dan pengenalan mereka terhadap nilai-nilai Revolusi Islam. Solidaritas nasional, keteguhan, dan penegasan dukungan terhadap cita-cita sistem Republik Islam Iran merupakan salah satu manifestasi budaya terpenting dari peristiwa besar rakyat ini.

Pawai 22 Bahman, dengan slogan-slogan anti-arogansi dan anti-kezaliman, menjadi model bagi bangsa-bangsa lain, khususnya di kawasan Asia Barat; negara-negara yang berhadapan dengan dominasi asing memandang kehadiran ini sebagai simbol kemampuan bangsa dalam membela kemerdekaan dan kedaulatan nasional. Dengan demikian, pesan Iran sebagai pusat wacana perlawanan dan kemerdekaan semakin diteguhkan, dan legitimasi spiritualnya di dunia Islam semakin meningkat.

Pawai 22 Bahman adalah simbol dinamika dan hidupnya Revolusi Islam; sebuah kehadiran yang tidak hanya mengingatkan nilai-nilai abadi Revolusi, tetapi juga menjamin masa depan yang stabil dan berwibawa bagi negara.

Dimensi keamanan dan nasional dari kehadiran luas rakyat Iran di lapangan merupakan penopang keamanan terpenting bagi negara, dan musuh-musuh, ketika berhadapan dengan bangsa yang bersatu, akan mengurungkan niat dari segala kemungkinan tindakan permusuhan.

Pawai 22 Bahman setiap tahun merupakan simbol solidaritas sejati bangsa Iran; solidaritas yang berakar pada iman, identitas nasional, kesetiaan kepada Revolusi Islam, dan pembelaan terhadap kemerdekaan negara. Kehadiran penuh semangat rakyat pada hari ini menunjukkan bahwa bangsa Iran, dalam menghadapi ancaman eksternal dan permusuhan terhadap sistemnya, memiliki persatuan strategis.(PH)