Iran Kecam Insiden Ledakan Bom Ankara
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengecam aksi peledakan bom di ibukota Turki.
Hossein Jaber Ansari, Jubir Kemenlu Iran, Rabu (17/2) malam mengecam aksi peledakan bom di Ankara dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban ledakan, rakyat dan pemerintah Turki.
IRIB News (17/2) melaporkan, Jaber Ansari mengatakan, ledakan bom di Ankara kembali memperjelas urgensi perang kolektif melawan terorisme sebagai ancaman bersama.
Rabu (17/2) malam akibat ledakan bom mobil di pusat kota Ankara, dekat gedung Angkatan Bersenjata Turki, sedikitnya 28 orang tewas dan 61 lainnya terluka.
Beberapa media Turki mengatakan, ledakan terjadi di dekat bis yang mengangkut pasukan angkatan darat negara itu.
Jubir Partai Keadilan dan Pembangunan Turki, AKP menyebut ledakan itu sebagai aksi teror.
Akibat insiden tersebut, Ahmet Davutoglu, Perdana Menteri Turki membatalkan lawatannya ke Brussels dan Recep Tayyip Erdogan, Presiden negara itu juga urung berkunjung ke Baku, Azerbaijan. (HS)