Iran Sambut Pernyataan Ketua Parlemen Kuwait
Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Palemen Republik Islam Iran mengatakan, tak diragukan lagi, penguatan hubungan bilateral dengan negara-negara pesisir Teluk Persia akan membantu menciptakan keamanan regional.
Alaeddin Boroujerdi mengatakan hal itu untuk merespon pernyataan Marzouq al-Ghanim, Ketua Parlemen Kuwait mengenai pentingnya untuk menyiapkan dasar yang diperlukan untuk memperkuat hubungan Kuwait dengan negara-negara anggota Dewan Kerjasama Teluk Persia (P-GCC) dan Iran.
"Pernyataan Ketua Parlemen Kuwait baru-baru ini sesuai dengan kebijakan Republik Islam Iran di kawasan," kata Boroujerdi seperti dikutip IRNA.
Ia menambahkan, memiliki hubungan terbaik dengan negara-negara tetangga merupakan bagian dari prinsip tetap kebijakan luar negeri Iran..
"Republik Islam Iran menyambut pernyataan Ketua Parlemen Kuwait untuk memulihkan dan memperkuat hubungan bilateral dengan Kuwait dan negara-negara Arab di pesisir Teluk Persia," pungkasnya.
Ketua Parlemen Kuwait pada Kamis mengatakan bahwa Iran dan negara-negara anggota P-GCC adalah mitra satu sama lainnya.
Al-Ghanim juga menegaskan penyiapan dasar-dasar yang diperlukan untuk memperkuat hubungan Kuwait dengan negara-negara anggota P-GCC dan Iran.
Pernyataan al-Ghanim juga telah ditanggapi oleh Bahram Qasemi, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran.
Qasemi menilai perluasan hubungan dengan negara-negara tetangga dan negara-negara di kawasan sebagai prioritas kebijakan luar negeri negaranya.
"Tak diragukan lagi prioritas kebijakan luar negeri Republik Islam Iran adalah memiliki hubungan terbaik dengan negara-negara tetangga dan negara-negara di kawasan," kata Bahram Qasemi dalam wawancara dengan surat kabar al-Shargh, Jumat, 19 Agustus 2016. (RA)