Mohsen Paknejad: Penjualan Minyak Iran Mencapai Rekor
https://parstoday.ir/id/news/iran-i184572-mohsen_paknejad_penjualan_minyak_iran_mencapai_rekor
Menteri Perminyakan Republik Islam Iran mengatakan: "Jumlah penjualan minyak Iran dalam 14 bulan terakhir dalam bentuk pengiriman ekspor telah memecahkan rekor."
(last modified 2026-02-23T09:56:34+00:00 )
Jan 25, 2026 11:45 Asia/Jakarta
  • Mohsen Paknejad: Penjualan Minyak Iran Mencapai Rekor

Menteri Perminyakan Republik Islam Iran mengatakan: "Jumlah penjualan minyak Iran dalam 14 bulan terakhir dalam bentuk pengiriman ekspor telah memecahkan rekor."

Tehran, Parstoday, Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad kepada wartawan di sela-sela rapat kabinet mengatakan,"Proses penjualan minyak Iran terus berlanjut seperti biasa dan telah mencetak rekor dalam 14 bulan terakhir."

Ia menambahkan,"Mungkin inilah mengapa media tidak ikut campur dalam mekanisme penjualan minyak, karena adanya mata-mata yang berusaha merugikan kepentingan bangsa Iran dari luar negeri."

Paknejad menolak klaim bahwa uang dari penjualan minyak tidak dikembalikan oleh wali amanat dan mengatakan, "Ia menolak menyebutkan statistik dan angka, tetapi ini tidak berarti bahwa angka-angka tersebut tidak akan dikembalikan ke negara."

Iran mencapai puncak produksi minyak dalam 46 tahun terakhir

Total produksi minyak Iran telah mencapai tingkat tertinggi dalam 46 tahun terakhir. Menurut laporan "World Energy Statistical Review" dari British Energy Institute, Iran menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain utama di sektor energi saat ini, dan mampu mengatasi berbagai tantangan.

Menurut statistik ini, produksi minyak dan kondensat Iran mencapai 1,5 juta barel, memecahkan rekor pasca-revolusi selama 46 tahun.

Keberhasilan ini tidak hanya menunjukkan kemampuan yang tak terbantahkan dari para ahli dan insinyur dalam negeri Iran, tetapi juga menunjukkan tekad kuat Iran untuk pembangunan berkelanjutan dan penggunaan optimal sumber daya yang diberikan Tuhan. Dalam situasi di mana ekonomi global menghadapi banyak fluktuasi, prestasi nasional ini memperkuat fondasi ekonomi perlawanan dan melukiskan cakrawala yang cerah untuk masa depan.

 

Minyak mentah Brent Laut Utara naik $1,93, atau 3 persen, menjadi $65,99 per barel pada hari Sabtu. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik $1,80, atau 3 persen, menjadi $61,16 per barel.(PH)