Peneliti Iran Ciptakan "Pabrik Air" Tenaga Surya untuk Gedung
https://parstoday.ir/id/news/iran-i185526-peneliti_iran_ciptakan_pabrik_air_tenaga_surya_untuk_gedung
ParsToday - Peneliti Universitas Tehran dengan merancang sistem bertenaga surya memungkinkan pengolahan air kelabu secara berkelanjutan dan penyediaan sebagian energi bangunan.
(last modified 2026-02-16T08:39:08+00:00 )
Feb 16, 2026 15:37 Asia/Jakarta
  • "Pabrik Air" tenaga surya

ParsToday - Peneliti Universitas Tehran dengan merancang sistem bertenaga surya memungkinkan pengolahan air kelabu secara berkelanjutan dan penyediaan sebagian energi bangunan.

Melaporkan dari IRNA, ParsToday pada Senin, 16 Februari 2026, memberitakan peneliti Universitas Tehran dengan merancang dan mengevaluasi sistem baru berbasis energi surya mengambil langkah penting dalam manajemen berkelanjutan air kelabu di bangunan tempat tinggal.

Hasil penelitian yang dipimpin Alireza Jalali, anggota staf pengajar Fakultas Teknik Mesin, telah dipublikasikan di jurnal internasional Energy.

Dalam proyek ini, air kelabu sebuah gedung lima lantai diolah menggunakan teknologi "distilasi membran kontak langsung". Metode ini bekerja dengan menciptakan perbedaan suhu di kedua sisi membran hidrofobik, sehingga mampu menghilangkan berbagai macam polutan.

Energi yang dibutuhkan untuk proses ini disediakan melalui kolektor termal surya. Selain untuk pengolahan air, sistem ini juga berkontribusi dalam penyediaan air panas domestik bangunan.

Berdasarkan hasil simulasi komprehensif, sistem ini mampu memanaskan air kelabu hingga 60 derajat Celsius. Selain menghasilkan air olahan, sistem ini juga memasok 53,3 persen kebutuhan air panas penghuni.

Biaya pengolahan per meter kubik air diperkirakan sekitar 2,38 dolar AS. Penggunaan energi surya juga mengurangi emisi karbon dioksida lebih dari 70 ribu kilogram per tahun.

Para peneliti mengumumkan periode pengembalian modal sistem ini "hanya 3 tahun". Mereka menegaskan teknologi ini dapat digunakan sebagai model efektif untuk manajemen sumber daya air dan energi secara simultan di bangunan, terutama di kota-kota yang kekurangan air.(sl)