Rudal Cruise Anti-Kapal Ghader, Ampuh Melawan Amerika
https://parstoday.ir/id/news/iran-i188292-rudal_cruise_anti_kapal_ghader_ampuh_melawan_amerika
Pars Today - Hubungan Masyarakat Korps Garda Revolusi Islam telah mengkonfirmasikan pelaksanaan tahap kedua Gelombang ke-91 Operasi Janji Sejati-4 dan berhasil menghantam sasaran lokasi rahasia konsentrasi para teknisi penerbangan dan pilot Amerika.
(last modified 2026-04-03T23:59:06+00:00 )
Apr 04, 2026 06:57 Asia/Jakarta
  • Rudal jelajah Iran
    Rudal jelajah Iran

Pars Today - Hubungan Masyarakat Korps Garda Revolusi Islam telah mengkonfirmasikan pelaksanaan tahap kedua Gelombang ke-91 Operasi Janji Sejati-4 dan berhasil menghantam sasaran lokasi rahasia konsentrasi para teknisi penerbangan dan pilot Amerika.

Menurut laporan Pars Today, Pasukan Angkatan Laut IRGC sejak pagi hari Jumat (03/04/2026) melanjutkan Gelombang ke-91 Operasi Janji Sejati-4 dengan menyerang berbagai target militer dan infrastruktur milik teroris Amerika-Zionis di negara-negara selatan Teluk Persia dengan beragam rudal balistik, cruise Ghadir dan drone-drone kamikaze.

Pasukan AL IRGC menggunakan beragam rudal cruise antikapal dalam operasi menyerang musuh Amerika, termasuk Ghader.

Iran dan pengembangan rudal cruise telah dimulai sejak tiga dekade lalu, sehingga mencapai kemampuan dalam memproduksi rudal cruise, khususnya rudal jelajah antikapal dan sebagaimana mampu memproduksi rudal-rudal balistik canggih dengan bahan bakar padat, cair dan kombinasi, sehingga menjadi negara yang terkenal di dunia, Iran juga menjadi kekuatan unggul di bidang rudal cruise.

Formasi rudal cruise antikapal mengalami pengembangan dengan berbagai sistem penargetan. Dalam perang yang dipaksakan selama delapan tahun, Iran telah memiliki banyak pengalaman operasi dalam perang laut. Dalam hal ini, membuat berbagai macam rudal cruise antikapal dan berbagai jenis peluncuran dari pesisir, kapal dan udara menjadi prioritas Angkatan Bersenjata Iran.

Peluncuran

Rudal “CM-200 Ghader” adalah sebuah rudal jelajah antikapal. Varian berbasis lautnya untuk pertama kali diluncurkan pada tanggal 22 September 2011 (31 Shahrivar 1390 HS) selama latihan tempur Angkatan Laut Strategis Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran. Pada tahap berikutnya, Komandan Hossein Dehghan, Menteri Pertahanan dan Logistik Angkatan Bersenjata Iran saat itu, meluncurkan rudal jelajah berbasis udara Ghader pada 25 September 2013 (3 Mehr 1392 HS) dan menyatakan bahwa para ahli terampil dan kompeten dari Organisasi Industri Dirgantara Kementerian Pertahanan, setelah merancang dan memproduksi massal rudal jelajah antikapal Ghader, berhasil merancang dan memproduksi varian berbasis udara rudal ini dengan kreativitas dan inisiatif yang patut dicontoh.

Dengan perancangan dan pembuatan varian berbasis udara Ghader, yang dilakukan untuk pertama kalinya di negara ini, pesawat tempur Angkatan Udara dan helikopter Mil-17 Korps Pengawal Revolusi Islam kini dilengkapi dengan rudal Ghader berbasis udara. Hal ini secara signifikan meningkatkan daya operasional dan kemampuan deterensi mereka.

Menurut Laksamana Ali Fadavi, Komandan Pasukan Rudal Angkatan Laut IRGC saat itu, penggunaan rudal jarak jauh Ghader dan rudal jarak menengah Nour di Angkatan Laut IRGC meningkatkan kekuatan defensif kita dalam melindungi kepentingan Iran di laut secara sangat besar. Rudal darat-ke-laut Ghader memiliki jangkauan jauh dan digunakan melawan kapal permukaan di laut. Dengan peningkatan jangkauan rudal Ghader, kemampuan tempur Angkatan Laut Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran di laut telah meningkat.

Menurutnya, dengan memiliki rudal ini, jangkauan panjang Angkatan Laut Angkatan Bersenjata dalam melindungi kepentingan Republik Islam Iran akan lebih kuat ditunjukkan kepada musuh. Pada tahap akhir latihan tempur Zolfaghar 99 Angkatan Bersenjata yang digelar pada September 2020 (Shahrivar 1399 HS), rudal jelajah Ghader berhasil menghantam sasaran kapal pada jarak lebih dari 200 kilometer setelah diluncurkan dari sistem rudal darat-ke-laut Velayat-2 Angkatan Laut Angkatan Bersenjata.

Juru bicara latihan tempur Zolfaghar 99 Angkatan Bersenjata mengenai kemampuan rudal Angkatan Laut Angkatan Bersenjata menyatakan, rudal jelajah laut yang kini dimiliki Angkatan Bersenjata memiliki kemampuan khusus, termasuk hulu ledak efektif dengan daya ledak tinggi dan kemampuan melaksanakan operasi dalam lingkungan perang elektronik.

Karakteristik

Rudal jelajah Ghader adalah versi peningkatan dari rudal Nour dengan jangkauan maksimum 300 kilometer (190 mil). Ghader dapat dikategorikan sebagai rudal jelajah yang relatif ringan, yang bergerak pada ketinggian rendah dan memiliki akurasi tinggi. Rudal Noor memiliki kondisi dan karakteristik yang sama dengan rudal Ghader, tetapi perbedaannya terletak pada klasifikasi jangkauan. Rudal Nour termasuk dalam kategori rudal jarak menengah, sementara rudal Ghader adalah rudal jarak jauh. Kedua rudal ini digunakan melawan target permukaan, dan karakteristik khusus mereka adalah kemampuan penargetan presisi, yaitu menghancurkan target spesifik dengan akurasi yang sangat tinggi.

Hulu ledak dan bentuk badan rudal Ghader serupa dengan rudal Nour. Kedua rudal, Ghader dan Nour, menggunakan sistem yang mirip. Selain itu, rudal Ghader, seperti rudal Nour, menggunakan pendorong (booster) bantu untuk peluncuran awal. Hulu ledak rudal Ghader bertipe ledak tinggi (High Explosive) yang memiliki kemampuan menembus baja kapal dengan menggunakan fuze tunda.

Rudal jelajah antikapal Ghader hingga kini telah diproduksi dalam dua varian, yaitu berbasis laut dan berbasis udara, dan memiliki daya penghancur tinggi terhadap target pantai serta kapal perang. Karakteristik rudal jelajah Ghader meliputi: terbang pada ketinggian rendah dan kemampuan menghadapi kapal serta peralatan pantai musuh dengan penampang radar yang sangat kecil, sistem navigasi berakurasi tinggi, kemampuan menghindari sinyal gangguan (jamming), kemungkinan pemrograman rudal sebelum diluncurkan, radar canggih dengan kemampuan menghadapi perang elektronik, persiapan dan reaksi cepat rudal untuk menyerang target pantai di samping target kapal, serta kemampuan diluncurkan dari darat, laut, dan udara.

Mengingat dalam perang elektronik, rudal dapat disesatkan dengan mengirimkan pulsa-pulsa destruktif yang mengandung informasi salah (tidak nyata atau virtual), tetapi rudal Ghader tahan terhadap perang elektronik dan kemampuan penargetannya juga sangat tinggi. Rudal ini juga menggunakan pilot otomatis digital (Digital Auto Pilot/DAP) yang mengatur jalur penerbangannya hingga ke target dan menjamin tumbukannya. Sistem pemandu rudal Ghader berbasis pada radar aktif internal.

Dengan demikian, rudal jelajah antikapal Ghader memiliki kemampuan bimbingan dan kendali yang unggul, yang beroperasi lebih baik dan lebih akurat dibandingkan rudal jelajah antikapal lainnya di dunia. Di antara kemampuan lain rudal ini adalah kemungkinan pemasangan pada pesawat udara seperti helikopter Mil-17 dan pesawat tempur F-4 Phantom, yang meningkatkan akurasi dan kecepatan dalam penghancuran target.

Spesifikasi Teknis:

Panjang: 740 cm

Diameter: 36 cm

Kecepatan: 0,9 Mach

Jangkauan: Sekitar 300 km

Hulu ledak: Ledak tinggi (High Explosive) dengan kemampuan penetrasi baja kapal menggunakan fuze tunda.

Berat hulu ledak: 200 kg

Mesin: Turbojet dan bahan bakar cair

Terbang pada ketinggian rendah dan kemampuan menghadapi kapal serta peralatan pantai musuh dengan penampang radar yang sangat kecil

Sistem pilot otomatis digital

Sistem navigasi berakurasi tinggi

Kemungkinan pemrograman rudal sebelum diluncurkan

Radar canggih dengan kemampuan menghadapi perang elektronik

Persiapan dan reaksi cepat rudal untuk menyerang target pantai di samping target kapal

Memiliki kemampuan diluncurkan dari darat, laut, dan udara

Sistem bimbingan: Radar aktif internal

Ketinggian terbang: 20 hingga 30 meter dari permukaan laut, dengan kemampuan terbang pada ketinggian 3 hingga 5 meter di atas air pada fase pendekatan akhir ke target.(sl)