Jubir Kemenhan Iran: Menerima Hak Bangsa Iran akan Membuka Jalan Berakhirnya Perang
-
Jubir Kemenhan Iran, Jenderal Reza Talaei-Nik
Pars Today - Juru bicara Kementerian Pertahanan Republik Islam Iran mengatakan, "Musuh Amerika-Zionis harus menerima hak-hak bangsa Iran, yang akan membuka jalan bagi berakhirnya perang."
Menurut laporan IRNA, pada hari Rabu, 6 Mei 2026, dalam upacara peringatan untuk syhaid Mayor Jenderal IRGC Gholam Reza Soleimani, komandan Basij Organisasi Mustadh'afin, di Masjid Nabi Muhammad SAW di Kota Shahid Mahallati, Jenderal Reza Talaei-Nik mengatakan kepada wartawan tentang berakhirnya perang, "Musuh Amerika dan Zionis harus menerima hak-hak bangsa Iran, dan terutama musuh Amerika harus menjauhkan diri dari rezim Zionis yang jahat, dan ini akan membuka jalan bagi berakhirnya perang."
Jubir Kemenhan Iran menekankan, "Tanpa menerima hak-hak bangsa Iran, menjauhkan diri dari rezim Zionis yang jahat dan kriminal, dan menyerah pada realitas lapangan, Amerika tidak dapat keluar dari rawa yang menjebaknya, dan kesyahidan Jenderal Soleimani telah dan akan menjadi reproduksi kekuatan pertahanan di Iran."
Mengenai syahid Mayor Jenderal Soleimani, Komandan Organisasi Basij, Jenderal Talaei Nik mengatakan, "Beliau adalah komandan yang merakyat, berpengaruh di tingkat provinsi, dan pejuang jihad yang, seperti komandan angkatan bersenjata lainnya yang gugur, mampu menerima anugerah besar kesyahidan ini dari Allah SWT melalui perjuangan selama beberapa dekade dengan moralitas, iman, dan pengorbanan yang tinggi."
Ia mengatakan, "Jenderal Soleimani telah memberikan layanan yang sangat efektif di berbagai bidang strategis dan operasional di tahun-tahun sebelumnya, tetapi dalam beberapa tahun terakhir, sebagai kepala Basij untuk Kaum Tertindas, beliau memainkan peran yang efektif dalam mempersiapkan kapasitas rakyat untuk keamanan internal dan mendukung kekuatan pertahanan dalam menghadapi ancaman eksternal.
Jenderal Talaei-Nik melanjutkan, "Bersamaan dengan Komando Markas Besar Imam Husein as dan Kepala Basij untuk Kaum Tertindas, Jenderal Soleimani mampu menggunakan pasukan intelijen dan angkatan bersenjata, rakyat, dan struktur organisasi Basij untuk membantu kompleks penegakan hukum negara."
Jubir Kemenhan Iran mengatakan, "Salah satu alasan penting kemenangan dalam kudeta bulan Dey dan kemenangan atas musuh Amerika-Zionis dalam Perang Yang Dipaksakan Ketiga adalah peran bangsa Iran, yang merupakan salah satu peran terbaik anggota Basij yang terorganisir di barisan perlawanan, dan Jenderal Soleimani mampu memainkan peran historisnya dalam mengerahkan rakyat dalam organisasi Basij dan dalam membela bangsa dan sistem Iran."
Jenderal Talaei Nik menyatakan bahwa dasar kekuatan pertahanan bangsa Iran didasarkan pada kekuatan rakyat dan mengatakan, "Kedalaman strategis kekuatan pertahanan Iran adalah rakyat Iran, dan Organisasi Basij untuk Kaum Tertindas adalah poros kekuatan rakyat dalam komponen pertahanan dan kekuatan nasional."(Sail)