Warisan Pemimpin Syahid untuk Ekonomi Berbasis Pengetahuan di Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i192358-warisan_pemimpin_syahid_untuk_ekonomi_berbasis_pengetahuan_di_iran
Wawancara dengan Dr. Alireza Khakdaman, direktur sebuah perusahaan berbasis pengetahuan, menyoroti warisan penting Pemimpin Syahid, Sayyid Ali Khamenei, dalam membangun ekonomi berbasis pengetahuan di Iran. Analisis ini akan menguraikan tiga pilar utama warisan tersebut sebagaimana dijelaskan oleh Khakdaman: pengembangan infrastruktur pendidikan tinggi, pembentukan kelembagaan, dan penyediaan landasan hukum yang kokoh.
(last modified 2026-07-01T09:22:30+00:00 )
Jul 01, 2026 16:13 Asia/Jakarta
  • Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Syahid Sayid Ali Khamenei
    Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Syahid Sayid Ali Khamenei

Wawancara dengan Dr. Alireza Khakdaman, direktur sebuah perusahaan berbasis pengetahuan, menyoroti warisan penting Pemimpin Syahid, Sayyid Ali Khamenei, dalam membangun ekonomi berbasis pengetahuan di Iran. Analisis ini akan menguraikan tiga pilar utama warisan tersebut sebagaimana dijelaskan oleh Khakdaman: pengembangan infrastruktur pendidikan tinggi, pembentukan kelembagaan, dan penyediaan landasan hukum yang kokoh.

1. Pengembangan Infrastruktur Pendidikan Tinggi

Khakdaman menegaskan bahwa langkah pertama dan terpenting adalah pengembangan infrastruktur pendidikan tinggi di Iran. Pernyataan bahwa Iran mencatat salah satu tingkat pertumbuhan pendidikan tinggi tercepat di dunia pasca-Revolusi merupakan kunci . Meskipun ada kritik bahwa universitas didirikan di setiap kota, justru ekspansi besar-besaran inilah yang menciptakan basis sumber daya manusia terampil yang diperlukan untuk menopang ekonomi berbasis pengetahuan . Hal ini sejalan dengan definisi ekonomi berbasis pengetahuan yang menekankan pada peran "modal manusia" sebagai aset utama . Tanpa angkatan kerja terdidik yang besar, mustahil untuk mengembangkan inovasi dan industri teknologi tinggi.

2. Pembentukan Kelembagaan: Pendirian Wakil Presiden Bidang Sains dan Teknologi

Langkah strategis kedua adalah pembentukan Wakil Presiden Bidang Sains dan Teknologi. Khakdaman menyebut ini sebagai "lembaga supra-departemen" yang krusial. Hal ini menunjukkan pemahaman bahwa pengembangan ekonomi berbasis pengetahuan bersifat lintas sektoral dan membutuhkan koordinasi antar berbagai kementerian seperti Kementerian Sains, Kesehatan, dan Kementerian Perindustrian . Struktur ini dirancang untuk memastikan dukungan bagi perusahaan berbasis pengetahuan dan pengembangan ekonomi berbasis teknologi dijalankan secara koheren dan terintegrasi . Ini adalah langkah penting dalam menerjemahkan visi menjadi aksi terkoordinasi.

3. Landasan Hukum: Hukum Lompatan Produksi Berbasis Pengetahuan

Pilar ketiga adalah pengesahan "Hukum Lompatan Produksi Berbasis Pengetahuan" (Law on the Leap in Knowledge-Based Production). Khakdaman mengutip pernyataan Pemimpin Syahid yang menyebut undang-undang ini sebagai salah satu undang-undang parlemen yang paling penting dan berpengaruh. Hal ini menggarisbawahi kesadaran bahwa tanpa kerangka hukum yang mendukung, ekosistem inovasi tidak dapat berkembang secara berkelanjutan . Undang-undang ini berfungsi sebagai instrumen untuk menciptakan insentif, menghilangkan hambatan birokrasi, dan memberikan kepastian hukum bagi investor dan perusahaan rintisan di sektor ini. Inisiatif seperti penetapan "Tahun Ekonomi Berbasis Pengetahuan" oleh Pemimpin Syahid juga berperan penting dalam membentuk kesadaran publik dan menggerakkan pasar menuju produk dan layanan berbasis pengetahuan .

Kesimpulan

Warisan Pemimpin Syahid untuk ekonomi berbasis pengetahuan di Iran adalah sebuah visi yang terintegrasi dan dilaksanakan secara bertahap. Dimulai dengan membangun manusia melalui pendidikan tinggi, kemudian membangun struktur melalui kelembagaan khusus, dan akhirnya memberi payung hukum melalui undang-undang yang komprehensif. Pendekatan ini menunjukkan pemahaman bahwa transisi dari ekonomi berbasis sumber daya ke ekonomi berbasis pengetahuan membutuhkan perubahan sistemik, bukan hanya proyek insidental. Seperti yang ditekankan dalam literatur ekonomi, ekonomi berbasis pengetahuan adalah tentang mengubah pengetahuan dan ide menjadi produk dan layanan bernilai tambah tinggi, menggantikan ketergantungan pada sumber daya alam mentah . Warisan ini diakui sebagai fondasi yang tanpanya Iran tidak akan mencapai bahkan 20 persen dari pencapaian saat ini di bidang ini