Media Dunia Liput Kehadiran Jutaan Rakyat Iran di Pemakaman Pemimpin Syahid
https://parstoday.ir/id/news/iran-i192586-media_dunia_liput_kehadiran_jutaan_rakyat_iran_di_pemakaman_pemimpin_syahid
Pars Today - Media-media berita dunia terus meliput kehadiran jutaan rakyat Iran dalam upacara perpisahan dengan jenazah suci Pemimpin Syahid Revolusi Islam dan telah menerbitkan berbagai gambar serta laporan tentang peristiwa bersejarah ini.
(last modified 2026-07-05T11:31:47+00:00 )
Jul 05, 2026 18:15 Asia/Jakarta
  • Musalla Tehran
    Musalla Tehran

Pars Today - Media-media berita dunia terus meliput kehadiran jutaan rakyat Iran dalam upacara perpisahan dengan jenazah suci Pemimpin Syahid Revolusi Islam dan telah menerbitkan berbagai gambar serta laporan tentang peristiwa bersejarah ini.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip Kantor Berita Mehr, berlangsungnya arus besar pelayat di Musalla Tehran untuk perpisahan dengan jenazah Pemimpin Syahid Revolusi Islam dan pelaksanaan salat jenazah atas jasad sucinya mendapat perhatian khusus dari media-media berita dunia.

 

Media India India Today dalam sebuah laporan menulis bahwa di tengah upacara pemakaman besar-besaran Pemimpin Syahid Iran, jenazah cucu beliau yang masih berusia 14 bulan dan gugur sebagai syahid lebih menarik perhatian publik dan media dunia dibandingkan gambar lainnya. Diletakkannya peti jenazah anak kecil ini di samping jasad Pemimpin Syahid dan anggota keluarga lainnya, mengubah upacara dari sekadar peristiwa politik dan nasional menjadi sebuah adegan duka kemanusiaan. Media India ini menegaskan bahwa gambar anak kecil ini lebih membekas di benak para pemirsa dibandingkan simbol lainnya.

 

Jaringan-jaringan televisi Pakistan dengan menyiarkan secara langsung upacara bersejarah pelaksanaan salat jenazah atas jasad Pemimpin Syahid Umat Islam, melaporkan bahwa jutaan rakyat Iran hadir dalam pengantaran pemimpin mereka dan semuanya memiliki semangat kuat untuk menuntut balas atas darah para syuhada dalam perang paksaan Amerika-Zionis.

 

Amiat Asa, mantan kepala Dinas Keamanan Dalam Negeri (Shabak) rezim Zionis, dalam wawancara dengan jaringan i24 News mengakui bahwa pelaksanaan upacara pemakaman megah Pemimpin Syahid Iran menunjukkan kekuatan negara ini. Asa mengatakan: Trump benar-benar tidak memahami dengan siapa ia berhadapan, dan meskipun memiliki segala pengalamannya di Asia Barat selama periode terakhir, ia bergerak di jalur yang salah.

 

Situs web berbahasa Inggris jaringan Al-Jazeera yang telah menyiapkan halaman khusus untuk meliput upacara perpisahan rakyat Iran dengan Pemimpin Syahid, dalam bagian laporannya menulis: Hari kedua upacara umum pemakaman Pemimpin Syahid Republik Islam Iran digelar dengan kehadiran luas para pelayat di Musalla Tehran. Para pelayat Iran hadir dalam upacara ini dengan meneriakkan slogan-slogan menentang Amerika Serikat dan rezim Zionis serta slogan-slogan yang mendukung tuntutan pembalasan atas darah Pemimpin Syahid.

 

Japan Times juga melaporkan: Hari kedua upacara pemakaman Pemimpin Syahid Iran digelar dengan pelaksanaan salat jenazah atas jasadnya di Tehran. Kerumunan besar rakyat Iran dengan pakaian hitam dan membawa bendera-bendera merah, yang melambangkan tuntutan pembalasan dan keadilan, berpartisipasi dalam upacara dengan memukul dada dan meneriakkan slogan-slogan seperti "Mampus Amerika" dan "Balas dendam, balas dendam." (MF)