Juli 2026 Jadi Bulan Paling Berdarah di Gaza; 150 Gugur
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i194370-juli_2026_jadi_bulan_paling_berdarah_di_gaza_150_gugur
Pars Today - Perserikatan Bangsa-Bangsa mengumumkan bahwa jumlah korban jiwa Palestina pada bulan Juli di Gaza adalah angka bulanan tertinggi sejak awal tahun ini.
(last modified 2026-08-05T04:26:05+00:00 )
Aug 05, 2026 11:25 Asia/Jakarta
  • Warga Gaza gugur syahid akibat serangan rezim Zionis (dok)
    Warga Gaza gugur syahid akibat serangan rezim Zionis (dok)

Pars Today - Perserikatan Bangsa-Bangsa mengumumkan bahwa jumlah korban jiwa Palestina pada bulan Juli di Gaza adalah angka bulanan tertinggi sejak awal tahun ini.

Sebagaimana dilaporkan Pars Today mengutip Mehr News, Farhan Haq, Wakil Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, mengatakan bahwa serangan-serangan tentara Israel ke Jalur Gaza pada bulan Juli lalu telah menewaskan lebih dari 150 warga Palestina. Angka yang merupakan tingkat korban jiwa bulanan tertinggi sejak awal tahun ini.

Ia mengatakan bahwa Israel dalam beberapa hari terakhir melanjutkan serangan udara, serangan artileri, dan tembakan di Jalur Gaza, yang mengakibatkan gugurnya sejumlah warga sipil, termasuk anak-anak.

Haq, dengan merujuk pada laporan Kementerian Kesehatan Palestina, menyatakan bahwa lebih dari 150 kematian tercatat pada bulan Juli, dan sebagian besar serangan ini terjadi di wilayah barat Jalur Gaza. Yaitu daerah-daerah di mana sebagian besar populasi sekitar 2,1 juta jiwa di wilayah ini terkonsentrasi.

Wakil Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB juga mengumumkan bahwa salah satu serangan udara Israel merusak sebuah gudang peralatan medis di dekat Rumah Sakit "Al-Aqsa". Ia menambahkan bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah melaporkan bahwa bangunan rumah sakit tersebut rusak dan peralatan medis penting, termasuk kiriman yang baru-baru ini dikirim oleh organisasi tersebut, telah hancur.

Farhan Haq sekali lagi menekankan perlunya melindungi fasilitas-fasilitas medis, dan memperingatkan bahwa kekurangan dana telah memperburuk krisis kekurangan peralatan medis yang penting di Gaza.(Sail)