Perban Nano Herbal Buatan Iran Raih Emas di Swis
https://parstoday.ir/id/news/iran-i193014-perban_nano_herbal_buatan_iran_raih_emas_di_swis
Pars Today - Sebuah plester terapi berbasis nanopartikel nabati yang dikembangkan oleh peneliti Iran untuk mengobati infeksi jari, berhasil meraih medali emas dalam ajang keenam Kompetisi Internasional Penemuan dan Inovasi Khusus Pemegang Gelar IFIA INV di Swis.
(last modified 2026-07-12T09:04:29+00:00 )
Jul 12, 2026 11:43 Asia/Jakarta
  • Perban nano herbal buatan Iran
    Perban nano herbal buatan Iran

Pars Today - Sebuah plester terapi berbasis nanopartikel nabati yang dikembangkan oleh peneliti Iran untuk mengobati infeksi jari, berhasil meraih medali emas dalam ajang keenam Kompetisi Internasional Penemuan dan Inovasi Khusus Pemegang Gelar IFIA INV di Swis.

Sebagaimana dilaporkan ISNA, 12 Juli 2026, Dr. Maria Beihaghi, Direktur Utama salah satu perusahaan rintisan (startup) berbasis teknologi di bidang nano-bio yang berlokasi di Taman Sains dan Teknologi Universitas Ferdowsi Mashhad serta anggota fakultas di Institut Pendidikan Tinggi Kavian, bersama dengan Ali Nourallahi, siswa SMA Imam Ridha (as) Unit 3 Mashhad dan seorang penemu muda, berhasil meraih medali emas dalam ajang keenam Kompetisi Internasional Penemuan dan Inovasi Khusus Pemegang Gelar IFIA INV.

"INV" adalah singkatan dari Inventor (Penemu). Federasi Internasional Asosiasi Penemu (IFIA) menciptakan gelar ini untuk mengidentifikasi dan membedakan para penemu serta inovator yang memiliki rekam jejak penemuan dan inovasi yang terakreditasi. Gelar ini mulai diterapkan secara terstruktur sejak tahun 2020 dalam bentuk keanggotaan profesional IFIA, dan menunjukkan bahwa pemegangnya telah diakui oleh federasi ini sebagai seorang penemu yang berkualifikasi.

Keberhasilan ini diraih melalui presentasi penemuan berjudul "Produksi Plester Terapi Berbasis Nanopartikel Nabati dalam Matriks Hidrogel untuk Pengobatan Infeksi Jari".

Plester ini dirancang dengan memanfaatkan nanopartikel nabati dalam sistem hidrogel cerdas, dan dikembangkan dengan tujuan mengendalikan infeksi, mengurangi peradangan, mempercepat regenerasi jaringan, serta meningkatkan proses penyembuhan luka infeksi pada jari.

Hasil uji pra-klinis, termasuk uji aktivitas antimikroba, MIC, MBC, mikoplasma, endotoksin, iritasi kulit, dan sensitisasi, telah mengonfirmasi keamanan dan efektivitas produk ini.

"Produksi Plester Terapi Berbasis Nanopartikel Nabati dalam Matriks Hidrogel untuk Pengobatan Infeksi Jari" dirancang dan dikembangkan untuk menawarkan metode baru dan efektif dalam penanganan infeksi jari, termasuk paronikia. Dalam teknologi ini, senyawa-senyawa bioaktif yang diekstraksi dari tanaman ditempatkan dalam bentuk nanopartikel di dalam matriks hidrogel, sehingga melalui pelepasan terkontrol dari bahan aktif di lokasi infeksi, pertumbuhan bakteri dapat dihambat, peradangan berkurang, dan proses perbaikan jaringan dipercepat.

Produk ini, sebagai pembalut cerdas, tidak hanya menciptakan lingkungan yang kondusif untuk penyembuhan luka, tetapi juga dapat mengurangi kebutuhan akan penggunaan antibiotik topikal atau oral secara berulang, serta menurunkan risiko resistensi antibiotik.

Untuk mengevaluasi keamanan dan efektivitas produk ini, telah dilakukan uji pra-klinis meliputi uji Konsentrasi Hambat Minimum (MIC), Konsentrasi Bunuh Minimum (MBC), uji difusi cakram, uji mikoplasma, endotoksin, uji iritasi kulit pada kelinci, dan uji sensitisasi pada marmut. Hasilnya mengonfirmasi efektivitas antimikroba dan biokompatibilitas yang baik dari teknologi ini.

Teknologi ini telah terdaftar dalam paten internasional PCT (WO2024042374A1).

Ajang keenam Kompetisi Internasional Penemuan dan Inovasi Khusus Pemegang Gelar IFIA INV merupakan tonggak penting lainnya dalam perjalanan pengembangan salah satu program global paling bergengsi dari Federasi Internasional Asosiasi Penemu (IFIA). Kompetisi yang diselenggarakan secara eksklusif untuk pemegang gelar IFIA INV ini, selama enam tahun terakhir telah menjadi wadah bergengsi di tingkat internasional untuk mengidentifikasi dan mengapresiasi penemuan-penemuan unggulan, terobosan teknologi, dan para pelopor inovasi.

Setelah suksesnya penyelenggaraan lima edisi sebelumnya, kompetisi tahun 2026 mencatat partisipasi internasional tertinggi dalam sejarah acara ini, dengan lebih dari seribu penemuan yang dikirimkan oleh pemegang gelar IFIA INV dari 51 negara di lima benua.(Sail)