Teknologi Canggih Kawal Perjalanan Arbain; Pusat Manajemen Jalan Siaga Penuh
-
Jalan-jalan yang dipersiapkan untuk Arbain
Pars Today - Pelaksana Tugas Wakil Menteri Bidang Pengembangan Teknologi dan Kecerdasan Organisasi Jalan Raya dan Transportasi Darat menekankan peran strategis Pusat Manajemen Jalan Nasional dalam mengelola perjalanan Arbain.
Menurutnya,"Pusat ini, dengan mengandalkan infrastruktur cerdas, sistem pemantauan lalu lintas, dan analisis data jalan raya secara real-time, telah menjadi otoritas utama dalam pengambilan keputusan dan dukungan bagi manajemen makro operasi perpindahan darat terbesar di negara ini."
Sebagaimana dilaporkan IRNA dari Organisasi Jalan Raya dan Transportasi Darat, 24 Juli 2026, Hamzeh Zakeri, dalam pertemuan koordinasi perjalanan Arbain di Pusat Manajemen Jalan Nasional, menggambarkan pelayanan kepada para peziarah Imam Husain (as) sebagai kesempatan berharga dan keberkahan spiritual, dan menyatakan, "Solidaritas, koordinasi, dan interaksi antara semua sektor eksekutif, seperti tahun-tahun sebelumnya, akan membuka jalan bagi penyelenggaraan acara keagamaan besar ini dengan lebih megah dan teratur."
Pelaksana Tugas Wakil Menteri Bidang Pengembangan Teknologi dan Kecerdasan, dengan merujuk pada peningkatan infrastruktur dan pengembangan layanan Pusat Manajemen Jalan Nasional dalam beberapa tahun terakhir, menambahkan, "Pusat ini hari ini, selain berperan sebagai otoritas resmi penyedia statistik dan informasi lalu lintas jalan raya, juga berada di pusat pengambilan keputusan dan manajemen operasional perjalanan Arbain. Dengan menyajikan analisis yang akurat dan real-time, pusat ini memainkan peran efektif dalam perencanaan, pengarahan, dan dukungan terhadap operasi transportasi para peziarah."
Ia menyebut analisis data yang diterima dari sistem transportasi cerdas, kamera pengawas, dan pusat-pusat pemantauan di terminal-terminal perbatasan Arbain sebagai salah satu pilar utama manajemen perjalanan para peziarah, dan menjelaskan, "Informasi real-time dari sistem-sistem ini memungkinkan pengambilan keputusan tentang pengerahan dan distribusi armada transportasi umum, manajemen arus lalu lintas, respons cepat terhadap kondisi darurat, dan fasilitasi proses perpindahan para peziarah."
Zakeri mengumumkan pelaksanaan program-program luas untuk meningkatkan cakupan pemantauan visual pada rute-rute menuju perbatasan-perbatasan Arbain, dan menambahkan, "Semua koordinasi yang diperlukan untuk memaksimalkan pemanfaatan kamera pengawas dan sistem pemantauan jalan raya telah dilakukan, sehingga pemantauan berkelanjutan terhadap kondisi lalu lintas dan manajemen cerdas perjalanan selama hari-hari Arbain dapat terwujud."
Dengan menekankan perlunya kesiapan penuh infrastruktur perangkat lunak, perangkat keras, dan komunikasi dari pusat-pusat manajemen jalan dan pusat-pusat pemantauan visual di provinsi-provinsi yang terlibat dalam Arbain, ia mengatakan, "Mengingat perkiraan peningkatan yang signifikan dalam volume perjalanan di rute-rute menuju Provinsi Ilam, Kermanshah, dan Khuzestan, peningkatan kesiapan pusat-pusat ini untuk menyediakan layanan yang berkelanjutan, akurat, dan tanpa gangguan adalah salah satu prioritas utama Organisasi Jalan Raya dan Transportasi Darat."
Pelaksana Tugas Wakil Menteri Bidang Pengembangan Teknologi dan Kecerdasan menyebut Pusat Manajemen Jalan Nasional sebagai mata rantai penghubung dan koordinasi antara Organisasi Jalan Raya dan Transportasi Darat dengan kepolisian, Palang Merah, layanan gawat darurat, dan lembaga-lembaga bantuan dan layanan lainnya, dan menambahkan, "Sinergi informasi dan operasional antara lembaga-lembaga ini akan memainkan peran yang menentukan dalam meningkatkan keselamatan, mempercepat penyediaan layanan, dan mengelola secara optimal perjalanan jutaan peziarah Arbain."(Sail)