Juru Bicara IRGC: Pembukaan Selat Hormuz Bergantung pada Penerimaan Syarat Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i194578-juru_bicara_irgc_pembukaan_selat_hormuz_bergantung_pada_penerimaan_syarat_iran
Hossein Mohebbi menyatakan bahwa pembukaan Selat Hormuz tidak berkaitan dengan perundingan Iran dan Oman.
(last modified 2026-08-09T04:21:03+00:00 )
Aug 09, 2026 11:16 Asia/Jakarta
  • Juru Bicara IRGC: Pembukaan Selat Hormuz Bergantung pada Penerimaan Syarat Iran

Hossein Mohebbi menyatakan bahwa pembukaan Selat Hormuz tidak berkaitan dengan perundingan Iran dan Oman.

Menurut Pars Today, mengutip Kantor Berita IRIB, juru bicara Islamic Revolutionary Guard Corps, Sardar Hossein Mohebbi, mengatakan bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz mengikuti mekanisme dan persyaratan khusus yang ditetapkan oleh Republik Islam Iran dan tidak berkaitan dengan perundingan antara Iran dan Oman.

Menanggapi status penutupan Selat Hormuz dan persyaratan untuk membukanya kembali, Mohebbi mengatakan bahwa pembukaan selat tersebut memiliki mekanisme hukum dan pertahanan tersendiri. Menurutnya, persoalan tersebut sepenuhnya independen dan sama sekali tidak berkaitan dengan proses perundingan antara Iran dan Oman.

Ia menekankan posisi strategis kawasan tersebut dan mengatakan bahwa dalam perhitungan Republik Islam Iran, Selat Hormuz bukan sekadar jalur pelayaran atau perairan ekonomi, melainkan merupakan salah satu kapasitas dan kekuatan geopolitik utama Iran yang dimanfaatkan berdasarkan pertimbangan pertahanan dan kedaulatan negara.

Juru bicara Garda Revolusi tersebut melanjutkan bahwa pembukaan Selat Hormuz sepenuhnya bergantung pada kondisi yang telah ditetapkan dan diumumkan secara resmi oleh Republik Islam Iran. Menurutnya, cara dan waktu pembukaan selat secara langsung bergantung pada sejauh mana Amerika Serikat menerima persyaratan tersebut.

Mohebbi, seraya menyinggung tindakan menghambat dan campur tangan pihak Amerika dalam hubungan regional, menegaskan bahwa pihak musuh harus menerima sepenuhnya persyaratan Iran yang sah dan masuk akal agar jalur-jalur komunikasi tersebut dapat dibuka. Amerika Serikat juga harus sepenuhnya menghentikan campur tangannya dalam perundingan yang sedang berlangsung antara Iran dan Oman maupun dengan negara-negara lain di kawasan, yang menurutnya kini telah memasuki tahap akhir.

Ia menegaskan bahwa kapan pun pihak Amerika menerima persyaratan Republik Islam Iran dan menghentikan pendekatan intervensinya, kondisi untuk membuka kembali Selat Hormuz pasti akan tersedia.