Wapres Iran: Uni Negara-Negara dan Wilayah Berbahasa Persia Perlu Dibentuk
https://parstoday.ir/id/news/iran-i195016-wapres_iran_uni_negara_negara_dan_wilayah_berbahasa_persia_perlu_dibentuk
Wakil Presiden Pertama Iran, dengan menyinggung kesamaan budaya, peradaban, dan bahasa yang luas antara Iran dan Tajikistan, mengusulkan pembentukan “Uni Negara-Negara dan Wilayah Berbahasa Persia” dan agar hal ini ditindaklanjuti secara serius dalam pertemuan dan kunjungan para pejabat kedua negara.
(last modified 2026-08-16T08:36:38+00:00 )
Aug 16, 2026 15:33 Asia/Jakarta
  • Wapres Iran: Uni Negara-Negara dan Wilayah Berbahasa Persia Perlu Dibentuk

Wakil Presiden Pertama Iran, dengan menyinggung kesamaan budaya, peradaban, dan bahasa yang luas antara Iran dan Tajikistan, mengusulkan pembentukan “Uni Negara-Negara dan Wilayah Berbahasa Persia” dan agar hal ini ditindaklanjuti secara serius dalam pertemuan dan kunjungan para pejabat kedua negara.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip kantor berita IRIB, Mohammadreza Aref dalam pertemuan dengan Daler Juma, Menteri Energi dan Sumber Daya Air Tajikistan, beserta delegasinya, menyatakan bahwa strategi kedua negara adalah mengembangkan hubungan di semua tingkatan. Ia menambahkan bahwa tidak ada hambatan serius dalam memperluas kerja sama, dan masalah terpenting adalah birokrasi yang harus diatasi melalui peningkatan interaksi bilateral. Penyelenggaraan komisi bersama juga menunjukkan tekad kedua negara untuk mengembangkan hubungan politik, ekonomi, perdagangan, ilmiah, teknis, energi, dan budaya.

Wakil Presiden Pertama Iran tersebut, dengan menyinggung pertumbuhan hubungan ekonomi dan perdagangan Iran dan Tajikistan dalam beberapa tahun terakhir, mengatakan: “Meskipun telah terjadi kemajuan tersebut, kita masih belum mencapai tingkat yang diinginkan. Perekonomian kedua negara dapat saling melengkapi, dan dalam memperluas kerja sama, kebutuhan dan kapasitas kedua pihak harus diperhatikan.”

Aref juga, dengan menyinggung kemampuan ilmiah, teknis, dan rekayasa Iran, menyatakan: “Republik Islam Iran siap menempatkan pencapaian ilmiah dan teknisnya untuk dimanfaatkan oleh negara-negara sahabat dan tetangga.”

Ia menilai pengembangan hubungan ekonomi dan budaya sebagai landasan bagi keberlanjutan hubungan politik dan menambahkan: “Iran dan Tajikistan memiliki kesamaan budaya, peradaban, dan bahasa yang mendalam, dan kapasitas ini harus dimanfaatkan untuk mengembangkan pariwisata serta menghidupkan kembali warisan bersama. Nota kesepahaman sebelumnya antara kedua negara di bidang kebudayaan juga harus ditindaklanjuti secara serius oleh para menteri terkait.”

Wakil Presiden Pertama Iran selanjutnya mengusulkan pendirian “Uni Negara-Negara dan Wilayah Berbahasa Persia” dan mengatakan: “Uni semacam ini dapat meningkatkan tingkat kerja sama budaya dan peradaban di kawasan Persia, dan pendiriannya perlu ditindaklanjuti secara serius dalam kunjungan dan pertemuan para pejabat kedua negara.”