Presiden Iran Menuju New York, AS Tolak Visa Sebagian Delegasi
https://parstoday.ir/id/news/iran-i197230-presiden_iran_menuju_new_york_as_tolak_visa_sebagian_delegasi
Pars Today - Presiden Republik Islam Iran untuk menghadiri dan menjelaskan posisi Republik Islam Iran dalam sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, beberapa menit lalu bertolak ke New York.
(last modified 2026-09-22T04:58:23+00:00 )
Sep 22, 2026 12:51 Asia/Jakarta
  • Presiden Iran Masoud Pezeshkian bertolak menuju New York, AS
    Presiden Iran Masoud Pezeshkian bertolak menuju New York, AS

Pars Today - Presiden Republik Islam Iran untuk menghadiri dan menjelaskan posisi Republik Islam Iran dalam sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, beberapa menit lalu bertolak ke New York.

Melansir IRNA, Selasa, 22 September 2026, Masoud Pezeshkian, Presiden Iran hari Selasa (22/9) pagi dengan pelepasan resmi Mohammad Reza Aref, Wakil Presiden Iran, Hujjatul Islam wal Muslimin Mohsen Qomi, Wakil Urusan Internasional Kantor Pemimpin Tertinggi dan sejumlah anggota kabinet, meninggalkan Tehran menuju New York.

Presiden dalam perjalanan ini selain menghadiri dan menjelaskan posisi Republik Islam Iran dalam sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, juga akan mengadakan pertemuan dengan beberapa kepala negara yang hadir dalam sidang ini.

Presiden Pezeshkian juga akan mengadakan pertemuan terpisah dengan warga Iran terpelajar dan bermukim di Amerika Serikat, serta para elite dan think tank Amerika.

Sementara itu, Trump dalam tindakan bermusuhan pemerintahan Amerika yang belum pernah terjadi sebelumnya, untuk sebagian anggota delegasi tinggi Iran termasuk anggota tim media Presiden, tidak menerbitkan visa Amerika untuk menghadiri sidang Majelis Umum PBB di New York.

"Presiden Iran Masoud Pezeshkian bertolak ke New York pada Selasa, 22 September 2026 untuk menghadiri dan menjelaskan posisi Republik Islam Iran dalam sidang ke-81 Majelis Umum PBB. Selain berpidato, Pezeshkian akan mengadakan pertemuan dengan beberapa kepala negara, warga Iran terpelajar dan bermukim di AS, serta elite dan think tank Amerika."(Sail)