Talaei-Nik: Respons terhadap Agresi Baru Akan 'Lebih Keras'
-
Talai-Nik
Pars Today - Juru bicara Kementerian Pertahanan dan Dukungan Angkatan Bersenjata Iran melaporkan tentang pertumbuhan dua kali lipat tingkat produksi persenjataan lokal dalam periode 7 bulan setelah Perang Ramadhan dan memperingatkan: Setiap kesalahan perhitungan musuh, sama dengan kekalahan yang lebih berat dibandingkan sebelumnya.
Menurut laporan Pars Today yang dikutip dari Kantor Berita IRIB, Brigadir Jenderal Reza Talaei-Nik, juru bicara Kementerian Pertahanan dan Dukungan Angkatan Bersenjata Iran dalam konferensi pers dengan kalangan media yang diselenggarakan Selasa (6/10) di Tehran, dalam pidatonya menyatakan: Kita berada dalam situasi pemantapan kesuksesan dan kemenangan pertahanan suci Ramadhan dan kekalahan berat musuh dalam lebih dari tujuh bulan pertahanan suci Ramadhan telah terwujud berkat upaya besar rakyat, para pejuang, dan bimbingan Panglima Tertinggi serta kerja sama pilar-pilar sistem Republik Islam Iran.
Brigadir Jenderal Talaei-Nik menambahkan: Periode pemantapan kesuksesan dan penyelesaian kekalahan musuh-musuh Amerika dan Zionis, menuntut peningkatan kekuatan pertahanan dan ketahanan nasional dan semua harus hadir di lapangan. Tentu saja operasi psikologis musuh dan pendekatan-pendekatan terbaru tentang kemungkinan agresi atau kejahatan musuh-musuh Amerika dan Zionis, pasti akan menghadapi reaksi tegas dan kekalahan mereka yang lebih berat.
Ia menegaskan: Ketahanan dan kekuatan nasional Iran, adalah solusi utama untuk menyelesaikan kekalahan musuh dan penyerahan terhadap tuntutan serta hak-hak bangsa Iran yang sah. Pemberantasan militer Amerika yang agresor dari kawasan dan kejahatan-kejahatan rezim Zionis akan menjadi pencapaian besar dari pertahanan suci terbaru yang prosesnya akan diselesaikan dengan peristiwa-peristiwa yang sedang berlangsung dan yang akan datang.
Brigadir Jenderal Talaei-Nik dengan menekankan bahwa penghukuman para pembunuh teroris Amerika dan Zionis, adalah kehendak pasti Iran, mengatakan: Dalam kondisi apa pun penghukuman para pembunuh teroris Imam Syahid, anak-anak, siswa, dan kejahatan-kejahatan lain musuh-musuh tidak akan dilupakan. (MF)