IRGC: Saudi tak Bisa Lagi Mengklaim Diri Pendukung Umat Islam
-
Brigjen Ramazan Sharif, IRGC
Kepala Humas, Pasukan Garda Revolusi Islam Iran, IRGC mengatakan, rezim Al Saud sudah tidak bisa lagi mengklaim sebagai pendukung umat Islam, pasalnya negara itu sudah memisahkan diri dari Dunia Islam.
IRNA (4/11) melaporkan, Brigjen Ramazan Sharif, Kepala Humas IRGC, Kamis (3/11) petang di Shahrak Kurd, tengah Iran menyinggung peran Al Saud dalam menciptakan krisis di Suriah, Irak dan Yaman, serta dukungannya atas kelompok-kelompok teroris di antaranya Daesh.
Ia menambahkan, jika anasir-anasir teroris Daesh yang didukung Arab Saudi tidak menyulut krisis di wilayah-wilayah Dunia Islam pasca kemenangan Hizbullah, Lebanon dalam perang 33 hari, 22 hari dan sembilan hari, pasti saat ini rezim Zionis Israel sudah musnah.
Kepala Humas IRGC menegaskan, pengkhianatan terbesar yang dilakukan rezim Al Saud terhadap Islam, Muslimin, Al Quran dan Nabi Muhammad Saw adalah dukungannya atas kelompok-kelompok teroris termasuk Daesh.
Ramazan Sharif menjelaskan, alasan utama diciptakannya krisis di Suriah dan pergolakan di Dunia Islam yang didalangi kubu imperialis dunia, adalah untuk memukul Republik Islam Iran sebagai sumber bangkitnya perlawanan dan inspirator gerakan-gerakan kebebasan, akan tetapi berkat kewaspadaan poros perlawanan, selama lima tahun terakhir musuh gagal memanfaatkan kelompok-kelompok Takfiri untuk mengganggu Revolusi Islam Iran. (HS)