Menlu Iran Peringatkan Trump Soal Kesepakatan Nuklir
https://parstoday.ir/id/news/iran-i25525-menlu_iran_peringatkan_trump_soal_kesepakatan_nuklir
Mohammad Javad Zarif, Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, Iran punya banyak opsi jika Amerika Serikat melanggar Rencana Aksi Komprehensif Bersama, JCPOA.
(last modified 2026-03-05T04:17:08+00:00 )
Nov 12, 2016 00:32 Asia/Jakarta
  • Mohammad Javad Zarif, Menlu Iran
    Mohammad Javad Zarif, Menlu Iran

Mohammad Javad Zarif, Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, Iran punya banyak opsi jika Amerika Serikat melanggar Rencana Aksi Komprehensif Bersama, JCPOA.

Stasiun televisi Alalam (11/11) melaporkan, Menlu Iran yang dua hari lalu menyebut Amerika berkewajiban untuk melaksanakan JCPOA, hari Jumat (11/11) menuturkan, Iran pada gilirannya sudah melaksanakan isi kesepakatan yang dicapai dalam setiap negosiasi.

Ia menambahkan, namun sungguh disesalkan, Amerika bahkan di pemerintahan sekarang, tidak mengamalkan isi kesepakatan secara utuh, tapi kami percaya JCPOA adalah sebuah kesepakatan yang masuk akal dan baik bagi semua. JCPOA adalah prioritas kami, tapi tidak berarti bahwa kami tidak punya opsi lain.

Hassan Rouhani, Presiden Iran juga mereaksi statemen Donald Trump, Presiden terpilih Amerika dan mengatakan, JCPOA adalah sebuah resolusi Dewan Keamanan PBB dan tidak bisa diubah dengan keputusan sebuah negara.

Trump dalam kampanyenya, karena JCPOA terkait dengan Partai Demokrat dan Barack Obama, Presiden Amerika, menyebut kesepakatan nuklir itu sebagai bencana dan kesepakatan terburuk di dunia.

Saat itu ia berjanji, jika terpilih menjadi presiden Amerika, di hari pertama menjabat ia akan merobek JCPOA dan sanksi atas Iran harus dijatuhkan.

Meski demikian, Walid Phares, penasihat Trump pasca kemenangannya di pilpres terbaru Amerika mengatakan, presiden terpilih Amerika tidak ingin merobek JCPOA tapi mendesak dilakukannya perundingan ulang dan peninjauan kembali atas kesepakatan tersebut. (HS)