Iran Respon Surat 11 Negara Arab kepada Sekjen PBB
https://parstoday.ir/id/news/iran-i25993-iran_respon_surat_11_negara_arab_kepada_sekjen_pbb
Wakil Tetap Republik Islam Iran untuk PBB mengirim sebuah surat kepada Sekretaris Jenderal PBB untuk menjawab surat 11 negara Arab yang menuding Tehran mencampuri urusan negara-negara Arab.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Nov 17, 2016 13:47 Asia/Jakarta
  • Iran Respon Surat 11 Negara Arab kepada Sekjen PBB

Wakil Tetap Republik Islam Iran untuk PBB mengirim sebuah surat kepada Sekretaris Jenderal PBB untuk menjawab surat 11 negara Arab yang menuding Tehran mencampuri urusan negara-negara Arab.

Gholamali Khoshroo dalam suratnya kepada Sekjen PBB pada Rabu (16/11/2016) menulis, sungguh ironis dan menggelikan bahwa rezim-rezim yang mereka sendiri adalah penumbuh dan pengekspor ekstremisme dan pemikiran Takfiri ke Irak dan Suriah menuduh Republik Islam Iran sebagai pendukung terorisme.

 

Menurut FNA, surat Khoshroo tersebut merupakan jawaban kepada langkah terbaru Uni Emirat Arab dan 10 negara Arab lainnya yang mengirim surat kepada Sekjen PBB dan melemparkan tuduhan-tuduhan tak berdasar kepada Iran.

 

Khoshroo menuntut Sekjen PBB untuk mempublikasikan surat jawabannya tersebut sebagai dokumen resmi.

 

Dalam suratnya, Wakil Tetap Iran untuk PBB menyinggung klaim 11 negara Arab mengenai intervensi Tehran dalam urusan negara-negara Arab.

 

Khoshroo menulis, ironisnya dalam hal ini adalah para penandatangan surat ini menuding Iran mencampuri urusan internal negara-negara lain ketika mereka sendiri sedang membombardir warga tak berdosa Yaman.

 

Disebutkan bahwa tuduhan-tudahan tak berdasar negara-negara Arab kepada Iran bahwa Tehran mendukung terorisme, meniru tudingan-tudingan serupa yang dilontarkan oleh kekuatan-kekuatan dunia kepada Iran karena negara ini mendukung cita-cita dan rakyat Palestina.

 

Khoshroo menegaskan, tuduhan para penandatangan surat tersebut tentang intervensi Iran dalam urusan internal Yaman adalah tuduhan yang tak berdasar, sebab, negara-negara itu benar-benar mengetahui bahwa dengan memblokade penuh Yaman, mereka sedang menempatkan negara ini di ambang kehancuran dan pada saat yang sama, mereka menuding Iran memberikan dukungan finansial dan senjata kepada Yaman.

 

Wakil Tetap Iran untuk PBB juga menegaskan bahwa tudingan mengenai intervensi Tehran dalam urusan internal Bahrain sebagai klaim yang tak berdasar.

 

"Laporan Komisi Penyelidik Independen Bahrain yang dikenal dengan laporan Bassiouni secara jelas telah membantah segala bentuk intervensi Republik Islam Iran di Bahrain," jelasnya. 

 

Khoshroo dalam suratnya juga menjelaskan tentang dukungan para penasihat militer Iran kepada pasukan Suriah.

 

Ia menulis, dukungan para penasihat militer Iran kepada pasukan Suriah dilakukan berdasarkan permintaan pemerintah legal negara ini dan dalam konteks hak-hak internasional dan hak untuk membela diri, serta berlandaskan Pasal 51 Piagam PBB.

 

"Jika tidak ada dukungan Republik Islam Iran dan negara-negara lain kepada pemerintah Suriah, maka tentunya kelompok-kelompok teroris Takfiri yang didukung oleh negara-negara penandatangan surat tersebut telah menguasai Suriah dan mengibarkan bendera hitamnya di seluruh negara Arab ini dan juga di penjuru Timur Tengah," tulisnya. (RA)