Khatib Jumat Tehran Protes Berlanjutnya Kejahatan Saudi dan Bahrain
-
Ayatullah Kermani
Khatib Jumat Tehran mengatakan, berlanjutnya pembunuhan dan penumpasan yang dilakukan rezim Al Saud dan Al Khalifa terhadap Muslimin kawasan, tidak diragukan akan menyeret mereka ke jurang keruntuhan.
Ayatullah Mohammad Ali Movahedi Kermani, Khatib Jumat Tehran dalam khubah Jumatnya pekan ini (30/12) menilai krisis kemanusiaan yang terjadi saat ini di Bahrain, Yaman dan Suriah disebabkan oleh agresi militer dan kekerasan rezim Al Saud, Al Khalifa dan pasukan bayarannya.
Khatib Jumat Tehran menuturkan, rezim-rezim agresor kawasan harus tahu jika terus melanjutkan kejahatan dan penumpasan terhadap bangsa-bangsa Muslim seperti di Suriah, Irak, Bahrain dan Yaman, dan tetap tidak mau mengubah sikapnya, maka tidak diragukan mereka akan jatuh dan pada akhirnya hancur.
Ayatullah Kermani juga mengucapkan selamat atas kemenangan baru pasukan pemerintah Suriah dan poros perlawanan di Aleppo.
Ia menerangkan, pembersihan Aleppo dari keberadaan teroris bukan sebuah kemenangan militer, tapi kemenangan hak atas batil, dan aib besar bagi kubu pendukung teroris di Dunia Arab dan Barat.
Terkait peristiwa heroik rakyat Iran "Epos 9 Dey", Ayatullah Kermani mengatakan, tanggal 9 Dey adalah hari pembaruan janji setia bangsa Iran kepada Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, hari diumumkannya kebangkitan dan persatuan nasional rakyat Iran dan kegagalan konspirasi negara-negara penjajah terhadap pemerintahan Republik Islam.
Khatib Jumat Tehran juga menyinggung soal pelanggaran kesepakatan nuklir Iran atau Rencana Aksi Komprehensif Bersama, JCPOA oleh Amerika Serikat.
"Hari ini jelas bagi semua bahwa Amerika adalah musuh rakyat Iran dan kita tidak boleh percaya pada janji-janji bohong negara itu," pungkasnya. (HS)