Iran dan Rusia Bahas Rencana Perundingan Astana
Wakil menteri luar negeri Iran dan Rusia bertemu di Moskow, Jumat (13/1/2017) membahas situasi terbaru di Suriah pasca gencatan senjata nasional dan juga masalah perundingan intra-Suriah di Astana, Kazakhstan.
Seperti dilaporkan wartawan IRNA dari Moskow, Deputi Menlu Iran untuk Urusan Arab dan Afrika, Hossein Jaberi Ansari bertemu dengan Deputi Menlu Rusia dan Utusan Putin untuk Urusan Timur Tengah, Mikhail Bogdanov untuk mendiskusikan perkembangan di Suriah.
Mereka berdiskusi seputar perkembangan terbaru di Timur Tengah khususnya krisis Suriah, perang melawan terorisme dan agenda perundingan Astana serta gencatan senjata nasional di Suriah.
Jaberi Ansari mengatakan Republik Islam Iran selalu memperingatkan tentang bahaya penyebaran terorisme sebagai dampak dari krisis di Timur Tengah.
Sementara itu, Bogdanov menuturkan upaya trilateral Rusia, Iran dan Turki dapat mendorong perundingan intra-Suriah di Astana mencapai kesuksesan yang lebih besar.
"Kami bekerjasama dengan Tehran sebagai sekutu dalam menyelesaikan krisis Suriah. Kami juga mengerti semua masalah tidak akan terpecahkan dalam satu pertemuan," tambahnya.
Saat ini, kata Bogdanov, Rusia, Iran dan Turki sebagai inisiator gencatan senjata nasional di Suriah sedang mengkoordinasikan langkah-langkahnya sehingga ada kemajuan dalam memecahkan krisis.
Pertemuan Jaberi Ansari dan Bogdanov dilakukan dalam konteks diskusi rutin Iran-Rusia dengan fokus pada isu-isu di Timur Tengah dan penyelesaian krisis Suriah. (RM)