Kemlu Iran Publikasi Laporan Terbaru terkait JCPOA
Juru bicara Komisi Keamanan Nasional Parlemen Republik Islam Iran mengatakan, laporan terbaru Kementerian Luar Negeri mengenai pelaksanaan JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif) lebih terinci dan disinggung mengenai tantangan dan hambatan yang membayangi perjanjian nuklir ini.
Sayid Hossein Naghavi Hosseini mengatakan hal itu ketika menyinggung laporan terbaru Kemlu Iran terkait dengan JCPOA.
"Kemlu Republik Islam Iran mempublikasikan teks keempat laporan triwulannya, di mana laporan ini lebih rinci dibandingkan dengan laporan-laporan sebelumnya," kata Naghavi Hosseini seperti dilansir Alalam, Minggu (22/1/2017).
Ia menambahkan, laporan ini disusun dalam tiga bagian dan mengulas berbagai persoalan mendasar tentang JCPOA.
"Dalam laporan kuartal keempat Kemlu, dibahas mengenai JCPOA, prestasi dan keberhasilannnya serta tantangan dan hambatannya," jelasnya.
Wakil dari kota Varamin di parlemen ke-10 Iran itu lebih lanjut mengatakan, kendala utama yang menghambat pelaksanaan JCPOA dalam laporan tersebut adalah pelanggaran yang dilakukan Amerika Serikat terhadap komitmennya, ingkar janji dan persoalan yang diciptakan negara ini. (RA)