Qasemi: Program Rudal Iran tak ada Kaitannya dengan JCPOA
-
Qasemi
Juru bicara Departemen Luar Negeri Republik Islam Iran, Bahram Qasemi seraya menjelaskan bahwa program rudal Iran tidak ada hubungannya dengan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) menekankan, Tehran menyadari tanggung jawabnya untuk meningkatkan kemampuan defensif guna menjaga keamanan nasional dan meningkatkan perdamaian serta stabilitas di kawasan.
Seperti dilaporkan FNA, Bahram Qasemi Rabu (12/4) saat mereaksi statemen akhir kelompok G7 di sidang Italia mengatakan, esensi dan metode rancangan rudal balistik Republik Islam Iran dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak bertentangan dengan resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB.
Qasemi juga mengingatkan, Iran menilai urgensitas komitmen seluruh pihak terhadap janji mereka berdasarkan JCPOA dan implementasi dokumen ini yang juga disinggung di akhir statemen kelompok G7 sebagai keniscayaan bagi eksistensi kesepakatan nuklir sebagai sebuah dokumen multilateral yang mengandung komitmen timbal balik.
Jubir Deplu Iran menambahkan, Iran mengharapkan implementasi seimbang dan penuh komitmen oleh seluruh anggota dalam sebuah atmosfer konstruktif.
“Berdasarkan laporan Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Iran sampai saat ini menjalankan komitmennya terkait JCPOA secara penuh dan harapan Iran adalah pihak seberang juga menunjukkan sikap serupa baik dalam perilaku praktis maupun sikap politik termasuk mencabut sanksi,” tambah Qasemi.
Para menlu kelompok G7 hari Selasa di statemen akhir sidang dua harinya di Italia dalam sebuah upaya sabotase terhadap Iran mengungkapkan kekhawatirannya atas program rudal Tehran.
Kelompok G7 terdiri dari tujuh negara industri maju dunia, Jerman, Perancis, Italia, Jepang, Kanada, Inggris dan Amerika Serikat. (MF)