Bagaimana Teroris Menyusup ke Gedung Parlemen
-
gedung tujuh tingkat di kompleks parlemen Iran
Sekelompok teroris Rabu pagi, (7/6/2017), menyusup ke gedung parlemen dan masuk hingga ke tingkat atas gedung parlemen.
Tasnim News melaporkan, sekitar pukul 10:30 pagi waktu setempat, dua kelompok teroris mecacra mengejutkan menyerang dua titik penting dan sensitif negara yaitu gedung parlemen dan makam Imam Khomeini, pendiri Republik Islam Iran.
Dalam operasi tersebut, sekelompok teroris memasuki gedung parlemen dan menembak mati sejumlah penjaga gedung parlemen.
Sebanyak empat teroris menyerang gedung parlemen melalui pintu pertemuan anggota parlemen dengan masyarakat, atau gerbang timur.
Para teroris berusaha masuk dari pintu timur gedung parlemen yang menuju aula tunggu bagi masyarakat untuk bertemu dengan para anggota parlemen. Mengingat mereka membawa barang, mereka diminta untuk membuka barang bawaan mereka untuk diperiksa oleh para penjaga.
Seketika mereka menembak mati penjaga dan kemudian memberondongkan peluru ke arah warga yang berada di lokasi sehingga menewaskan dan melukai beberapa orang.
Para teroris melintasi pintu masuk dan sampai ke halaman kantor-kantor para anggota parlemen yang dikenal dengan “gedung tujuh tingkat”. Pintu masuk gedung ini mengarah pada dua jalur, lobi utama parlemen dan tangga masuk menuju kantor-kantor anggota parlemen.
Jalur langsung menuju lobi utama parlemen yang tersambung ke gedung piramid, gedung sidang para anggota parlemen, harus melintasi sebuah pintu baja yang menyusul serangan para teroris, pintu baja itu tertutup dan tidak dapat dilintasi para teroris.
Akhirnya para teroris tidak punya pilihan lain kecuali menuju tangga menuju kantor-kantor anggota parlemen yang berada di gedung tujuh tingkat. Para teroris memasuki setiap tingkat dan menewaskan atau melukai beberapa orang, sampai akhirnya bersembunyi di tingkat keempat.
Setelah bentrokan awal dengan personil keamanan, seorang teroris turun kembali dengan harapan dapat menyusup ke gedung utama dan ruang sidang parlemen. Setelah sampai di halaman, dia menembaki warga. Akan tetapi mengingat gedung parlemen telah dikepung total, teroris itu terpaksa kembali memasuki gedung parlemen.
Personil keamanan parlemen mampu mengosongkan setiap tingkat di gedung kantor-kantor anggota parlemen dan mengepung para teroris di tingkat keempat.
Selama insiden tersebut, sidang terbuka para anggota parlemen tetap berlanjut.(MZ)