Zarif Nilai Instruksi Anti-Imigran Trump Sangat Memalukan dan Kebencian Buta
-
Mohammad Javad Zarif
Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, pada Jumat pagi (30/6/2017) menilai instruksi anti-imigran oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, sangat memalukan dan merupakan bentuk kebencian buta.
Mahkamah Agung Amerika Serikat, pada hari Senin mengijinkan Donald Trump untuk memberlakukan sebagian dari instruksi anti-imigran yang tujuannya adalah melarang kunjungan warga dari enam negara yang myoritas penduduknya adalah Muslim seperti Iran, Suriah, Yaman, Somalia, Libya dan Sudan ke Amerika Serikat.
Tump pada bulan Januari dan Maret 2017, mengeluarkan instruksi larangan kunjungan warga dari enam negara tersebut dengan alasan mencegah masuknya teroris ke AS. Sebelumnya pelaksanaan instruksi Trump itu tersandung penentangan para hakim di berbagai negara bagian.
Menurut para pengamat, sisi paling menarik dari instruksi Trump itu adalah tidak disebutkannyanama Arab Saudi dan negara-negara yang sejalan dengan Riyadh dan Washington sebagai negra-negara pendukung terorisme di wilayah Timur Tengah.
Trump dalam kunjungan terbarunya ke Arab Saudi telah menandatangani kesepakatan penjualan senjata senilai lebih dari 300 militer dolar dengan Arab Saudi.(MZ)