Baghaei: Diplomasi Terus Berlanjut
-
Esmail Baghaei, jubir Kemlu Iran
Pars Today - Esmail Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri, mengenai perundingan Islamabad mengatakan: Diplomasi tidak pernah berakhir, dan aparat diplomasi terus bekerja untuk memenuhi, menjaga, dan melindungi kepentingan nasional.
Menurut laporan IRNA, Baghaei dalam sebuah wawancara televisi menambahkan bahwa perundingan Islamabad (sekitar 24 jam tanpa henti) merupakan negosiasi terpanjang antara Iran dan Amerika Serikat dalam satu tahun terakhir.
Ia melanjutkan: Dalam perundingan Islamabad, isu dan kondisi yang sangat kompleks, termasuk Selat Hormuz dan kawasan, telah ditambahkan. Wajar bila tidak dapat diharapkan bahwa isu-isu tersebut terselesaikan hanya dalam sekitar 24 jam negosiasi.
Baghaei menegaskan: Dalam putaran perundingan ini, kedua pihak mencapai kesepakatan pada beberapa bidang, namun dalam beberapa isu lainnya, termasuk Selat Hormuz dan persoalan kawasan, masih terdapat perbedaan dan jarak pandangan.
Ia melanjutkan: Negosiasi ini, setelah 40 hari perang dan beberapa hari gencatan senjata, berlangsung bukan dalam suasana ketidakpercayaan, tetapi dalam suasana kecurigaan.
Baghaei menegaskan: Amerika Serikat, dengan keterlibatan rezim Israel, telah melakukan dua kali agresi dalam sembilan bulan terakhir.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan rakyat Pakistan, khususnya Shehbaz Sharif, Asim Munir, dan Ishaq Dar atas upaya tanpa henti dan keramahtamahan mereka. (MF)
Menjawab pertanyaan apakah diplomasi telah berakhir, ia mengatakan: Diplomasi tidak akan pernah berakhir; aparat diplomasi adalah alat untuk memenuhi, melindungi, dan menjaga kepentingan nasional.
Ia menutup dengan mengatakan bahwa konsultasi antara Iran, Pakistan, dan negara‑negara sahabat serta tetangga akan terus berlanjut. (MF)