Peningkatan Kemampuan Rudal, Respon Iran atas Ancaman AS
https://parstoday.ir/id/news/iran-i42742-peningkatan_kemampuan_rudal_respon_iran_atas_ancaman_as
Anggota Parlemen Republik Islam Iran mewajibkan pemerintah negara ini untuk memperkuat kemampuan pertahanan rudal dan meningkatkan kemampuan pencegahan Republik Islam. Penegasan ini berdasarkan Pasal 11 dari proposal untuk menghadapi petualangan Amerika Serikat di kawasan.
(last modified 2026-04-27T10:18:50+00:00 )
Aug 14, 2017 11:43 Asia/Jakarta

Anggota Parlemen Republik Islam Iran mewajibkan pemerintah negara ini untuk memperkuat kemampuan pertahanan rudal dan meningkatkan kemampuan pencegahan Republik Islam. Penegasan ini berdasarkan Pasal 11 dari proposal untuk menghadapi petualangan Amerika Serikat di kawasan.

Kazem Jalali, Kepala Pusat Penelitian Parlemen Iran dalam wawancara dengan IRIB baru-baru ini, menyinggung persetujuan atas perencanaan komprehensif parlemen untuk menghadapi tindakan terorisme AS.

Menurutnya, dalam perencanaan ini disinggung mengenai pengalokasian dana sebesar 2000 miliar toman atau sekitar 520 juta dollar AS (hampir Rp 7 triliun) untuk memperluas aktivitas rudal Iran dan mendukung pasukan Quds Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran/IRGC).

Kekuatan pertahanan Iran diatur berdasarkan strategi keamanan negara-negara di sekitarnya dan sesuai dengan ancaman yang muncul. Mengingat ancaman selalu membayangi perbatasan nasional Iran dikarenakan posisi geografis dan geopolitik negara ini, maka peningkatan kemampuan militer Iran untuk mengahadapi ancaman seperti itu adalah wajar, logis dan dibenarkan.

Strategi pertahanan Iran bukan ancaman bagi negara-negara lain, namun strategi ini berdasarkan kekuatan pencegahan dalam menghadapi ancaman. Atas sebab ini, Amerika Serikat merancang proyek untuk melemahkan atau jika mungkin, mengubah Republik Islam Iran. Dalam kerangka tujuan tesebut, AS tidak menepati kewajiban-kewajibannya dalam perjanjian nuklir, JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif).

Strategi AS terkait hal itu adalah bergerak di jalur pelanggaran JCPOA dan membentuk mekanisme untuk menghapus kekuatan rudal Iran dengan cara melemparkan tuduhan bahwa rudal-rudal balistik negara ini mampu membawa hulu ledak nuklir. Selain itu, AS berusaha untuk mengurangi pengaruh dan jika mungkin, menghapus kekuatan poros Muqawama dengan cara melontarkan tuduhan bahwa Iran mendukung terorisme di kawasan.

Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam yang juga sebagai Panglima Tertinggi Seluruh Korps Angkatan Bersenjata Iran selalu menekankan pentingnya untuk meningkatkan kemampuan pertahanan negara dengan cara mengenal tujuan dan memahami ancaman AS terhadap Iran.

Dalam kunjungan ke Industri Pertahanan Iran pada 31 Agustus 2016, Ayatullah Khamenei mengatakan, "Dalam kondisi ketika kekuatan-kekuatan arogan dunia memperlebar payung kekuatannya dan tidak ada belas kasihan dalam diri mereka serta secara terang-terangan membombardir acara pernikahan dan rumah sakit dengan dalih memerangi terorisme, membunuh ratusan orang tak berdosa dan juga tidak ada satupun lembaga dan organisasi bertanggung jawab terkait hal ini, maka kemampuan dan kekuatan pertahanan harus ditingkatkan agar kekuatan-kekuatan arogan merasa terancam."

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menambahkan, kita tidak mengenal batas untuk memperluas industri pertahanan, namun senjata-senjata pemusnah massal seperti senjata kimia dan senjata nuklir adalah dilarang berdasarkan prinsip-prinsip keyakinan dan agama.

Saat ini, Iran memiliki kapasitas dari sisi kekuatan pencegahan dan bahkan penyerangan, di mana dengan bersandar pada kemampuan militernya sendiri, Iran akan berdiri melawan ancaman dan gerakan-gerakan instabilitas di kawasan.

Serangan rudal Iran terhadap posisi dan markas kelompok-kelompok teroris di Deir El Zor Suriah –yang dilakukan untuk merespon serangan teror kelompok teroris takfiri Daesh (ISIS) di Tehran pada 7 Juni 2017– menunjukkan bahwa keamanan dan kekuatan pencegahan merupakan garis merah Iran dan negara ini tidak ragu sama sekali untuk melindungi keamanannya. Persetujuan Parlemen Iran terkait dengan peningkatan anggaran penguatan kekuatan rudal dan militer adalah dalam rangka tersebut. (RA)