Zarif: Keluarnya AS dari JCPOA Akan Semakin Mengucilkan Washington
https://parstoday.ir/id/news/iran-i43596-zarif_keluarnya_as_dari_jcpoa_akan_semakin_mengucilkan_washington
Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif mereaksi usulan mantan duta besar Amerika Serikat untuk PBB, John Bolton, kepada Presiden Donald Trump terkait kesepakatan nuklir Rencana Aksi Bersama (JCPOA) dan mengatakan, "Pelaksanaan usulan tersebut, akan menjadi kekalahan bagi Amerika Serikat dan akan membuat negara itu semakin terkucil di kancah internasional."
(last modified 2026-06-06T16:42:11+00:00 )
Aug 30, 2017 02:11 Asia/Jakarta
  • Mohammad Javad Zarif
    Mohammad Javad Zarif

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif mereaksi usulan mantan duta besar Amerika Serikat untuk PBB, John Bolton, kepada Presiden Donald Trump terkait kesepakatan nuklir Rencana Aksi Bersama (JCPOA) dan mengatakan, "Pelaksanaan usulan tersebut, akan menjadi kekalahan bagi Amerika Serikat dan akan membuat negara itu semakin terkucil di kancah internasional."

Hal itu dikemukakan Selasa malam (29/8/2017) oleh Zarif dan mengatakan, Bolton telah selama 10 tahun mengupayakan politik anti-pengayaan uranium di Iran yang akhirnya membuat jumlah sentrifugal Iran dari 200 unit menjadi 20 ribu unit.

"Politik Bolton pula yang menyebabkan produksi 19.800 sentrifugal lain di Iran," tutur Zarif.  

Dikatakannya, masyarakat Amerika Serikat mengetahui dengan baik kegagalan politik-politik yang digulirkan Bolton dan para pejabat sepertinya, dan oleh karena itu usulan tersebut tidak mendapat sambutan di Amerika Serikat.  Sementara itu, masyarakat internasional juga telah menunjukkan kepada Wasshington bahwa politik tersebut hanya akan semakin mengucilkan AS.

Menurut Zarif, kegagalan politik yang bersandarkan pada irasionalitas dan paksaan telah berulangkali terbukti. Zarif menyinggung transformasi di Suriah dan mengatakan, "Enam tahun rakyat Suriah telah berjuang menghadapi serangan tersadis kelompok teroris."

Lebih lanjut dijelaskannya, "Pada awal transformasi Suriah, banyak yang beranggapan bahwa peristiwa yang terjadi akan mengalahkan rakyat Suriah dalam beberapa pekan, sekarang telah enam tahun berlalu dan pihak teroris yang sekarang sedang kalah di Suriah."(MZ)