Kerja Sama Sains Internasional Iran dan Indonesia Semakin Kokoh
-
Menristek Dikti RI M Nasir dan Sayid Zia Hashemi
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) M Nasir menekankan peningkatan kerja sama sains dengan Republik Islam Iran.
IRNA melaporkan, M Nasir Senin (9/10) saat bertemu dengan Zia Hashemi, penjabat Departemen Sains, Riset dan Teknologi Iran di Tehran mengatakan, Indonesia memiliki program riset nasional yang mencakup program pangan, pertanian, kesehatan, farmasi, teknologi, informasi, transportasi, nano teknologi, pertahanan, energi terbarukan, maritim dan manajemen krisis sosial serta kemanusiaan.
M Nasir menjelaskan, program pembangunan tersebut akan aktif di Indonesia mulai 2018 hingga 2045 serta kami membutuhkan kerja sama dengan Iran untuk memajukan program ini.
Seraya mengungkapkan optimisnya terkait peningkatan hubungan sains Iran dan Indonesia, M Nasir menandaskan, "Pertukaran mahasiswa, dosen dan ilmuwan kedua negara akan memiliki dampak positif bagi program nasional Indonesia."
Sementara itu, Sayid Zia Hashemi di pertemuan tersebut mengatakan, "Universitas dan pusat riset Iran siap mentransfer pengalamannya kepada Indonesia, karena Republik Islam Iran memiliki keunggulan komparatif di mayoritas sepuluh bidang program yang disebutkan Menristek Dikti Indonesia dan selama dua dekade terakhir, Iran juga berhasil menciptakan kemampuan cukup baik di berbagai universitasnya." (MF)