Menhan Iran: Pasdaran, Institusi Terkuat Anti-Terorisme
-
Brigjen Amir Hatami, Menhan RII.
Menteri Pertahanan Republik Islam Iran mengatakan, Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran) adalah lembaga anti-teroris yang paling kuat dan berada di garis terdepan dalam memberantas terorisme.
Brigadir Jenderal Amir Hatami mengatakan hal itu pada Kamis (12/10/2017) ketika mereaksi posisi dan ancaman terbaru pemerintah dan pejabat Amerika Serikat terhadap Pasdaran (IRGC).
"Pasdaran, militer dan kekuatan-kekuatan Republik Islam Iran lainnya bersatu-padu melawan berbagai kebijakan dan langkah permusuhan pemerintah AS, dan tidak akan membiarkan keamanan regional terancam melalui perluasan perang proxy dan terorisme," imbuhnya.
Ia menyebut Pasdaran sebagai kekuatan anti-teroris terpopuler di kawasan Timur Tengah.
"Penyebutan teroris terhadap Pasdaran dan sanksi terhadap institusi ini merupakan sebuah tindakan terorisme. Segala bentuk konspirasi dan langkah pelemahan terhadap Pasdaran akan berdampak pada penyebaran teroris dan ketidakamann di kawasan dan dunia," jelasnya.
Menhan Iran lebih lanjut menilai desainer di balik layar dari langkah permusuhan terhadap Pasdaran sebagai lobi-lobi Zionis di Amerika.
"Jalan yang dipilih oleh Presiden AS (Donald Tramp) akan mendorong dunia ke arah perang dan pertumpahan darah. Rakyat, para elit dan intelektual Amerika dan dunia tidak akan mentolerir kebijakan dan tindakan kekerasan serta berbahaya semacam ini," pungkasnya.
Donald Trump, Presiden AS pada akhir pekan ini akan mengumumkan keputusannya tentang perjanjian nuklir JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif) dan strategi negaranya untuk mengambil tindakan anti-Iran termasuk kemungkinan realiasasi sanksi terhadap Pasdaran. (RA)