Alasan Kemarahan AS Pada Pasdaran Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i45829-alasan_kemarahan_as_pada_pasdaran_iran
Menteri Pertahanan Republik Islam Iran mereaksi ancaman terbaru pemerintah Amerika Serikat terhadap Pasukan Garda Revolusi Islam Iran, Pasdaran dan mengatakan, Pasdaran adalah institusi anti-Zionis paling kuat yang berada di garis depan perang melawan terorisme di kawasan.
(last modified 2026-06-14T18:16:20+00:00 )
Okt 13, 2017 11:34 Asia/Jakarta

Menteri Pertahanan Republik Islam Iran mereaksi ancaman terbaru pemerintah Amerika Serikat terhadap Pasukan Garda Revolusi Islam Iran, Pasdaran dan mengatakan, Pasdaran adalah institusi anti-Zionis paling kuat yang berada di garis depan perang melawan terorisme di kawasan.

Brigjen Amir Hatami, Menhan Iran, Kamis (12/10) menuturkan, Pasukan Garda Revolusi Islam, militer dan seluruh elemen Angkatan Bersenjata Iran, bersatu dan solid dalam melawan kebijakan permusuhan Amerika. Angkatan Bersenjata Iran tidak akan pernah membiarkan perang proxy dan terorisme menyebarluas sehingga membahayakan kawasan.

Pasukan Garda Revolusi Islam Iran, Pasdaran adalah satu satu pilar penting dan berpengaruh dalam pemerintahan Islam Iran. Tugas terpenting Pasdaran adalah melindungi cita-cita Revolusi Islam dan menghalau serangan musuh terhadap revolusi. Demi menjaga prinsip Revolusi Islam dan atas prakarsa Imam Khomeini, Pasdaran dibentuk dan hingga saat ini, sekitar empat dekade usia Revolusi Islam Iran, selalu memainkan peran kunci dalam kemajuan Revolusi Islam dan peningkatan kekuatan Iran di berbagai bidang khususnya militer.

Di awal kemenangan Revolusi Islam Iran, musuh mulai menyusun rencana jangka pendek, menengah dan panjang untuk memukul Revolusi Islam. Konspirasi penggulingan pemerintahan Islam Iran masuk dalam rencana jangka panjang musuh, akan tetapi rencana itu selalu gagal karena keberadaan pilar-pilar kokoh seperti Pasdaran. Hal inilah kemudian yang memicu kemarahan Amerika.

Selain memainkan peran kunci dalam menopang kebijakan-kebijakan pemerintahan Islam Iran, di tingkat regional, Pasdaran juga selalu melakukan identifikasi akurat atas ancaman lintas perbatasan Iran dan menggagalkannya. Target final perang proxy di Suriah adalah menyerang Iran, tapi partisipasi efektif Pasdaran di medan tempur melawan teroris dukungan Amerika dan rezim Zionis Israel, berhasil menggagalkannya.

Hari ini, Pasdaran berhasil mengalahkan musuh Iran di dua medan, perang lunak dan perang fisik, dan merusak rencana mereka. Kegagalan Amerika dalam berhadapan langsung maupun tidak langsung dengan Iran, memaksa Amerika selalu menyusun konspirasi untuk meruntuhkan pilar-pilar kokoh pemerintahan Islam Iran.

Dijadikannya Pasdaran sebagai target, meski terbukti memainkan peran positif dan determinan dalam perang melawan teroris di Suriah dan Irak, juga dapat dipahami dalam kerangka ini. Upaya menyebarkan ketakutan atas Pasdaran di kawasan adalah konspirasi Amerika-Israel yang didukung sebagian penguasa Arab. Tujuannya agar institusi yang sekuat tenaga berusaha mencerabut akar terorisme di kawasan, menjadi tertuduh pendukung terorisme.

Pemerintahan Donald Trump tengah berupaya memasukkan Pasukan Garda Revolusi Islam Iran ke dalam daftar organisasi teroris, padahal militer Amerika di Suriah dan Irak selalu sejalan dengan pergerakan kelompok teroris Daesh. Penyerangan terhadap warga sipil di Suriah dan Irak, evakuasi terselubung para petinggi Daesh di Suriah untuk mengatur posisi kelompok teroris ini, dan pada saat yang sama mengirim paket senjata ke teroris lewat udara, adalah bukti-bukti dukungan militer Amerika terhadap Daesh.

Realitas ini membuktikan bahwa manuver pemerintahan Donald Trump terhadap Pasdaran yang merupakan salah satu pasukan anti-Zionis yang cukup dikenal dan populer di kawasan, muncul dari kemarahan Washington. Dalam situasi seperti ini, langkah Amerika terhadap Pasdaran pasti akan mendapat reaksi keras dari Republik Islam Iran. Dalam hal ini, Menhan Iran menegaskan, memasukkan Pasdaran dalam daftar organisasi teroris dan menjatuhkan sanksi atas institusi keamanan Iran ini, adalah salah satu bentuk aksi teror yang dilakukan pemerintah Amerika. (HS)