Rouhani: Rusia Mitra Strategis Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i46463-rouhani_rusia_mitra_strategis_iran
Presiden Republik Islam Iran menyebut Rusia sebagai negara sahabat, tetangga dan mitra strategis.
(last modified 2026-04-05T23:44:38+00:00 )
Nov 02, 2017 11:24 Asia/Jakarta
  • Hassan Rouhani, Presiden RII (kanan) dan Vladimir Putin, Presiden Rusia.
    Hassan Rouhani, Presiden RII (kanan) dan Vladimir Putin, Presiden Rusia.

Presiden Republik Islam Iran menyebut Rusia sebagai negara sahabat, tetangga dan mitra strategis.

"Keinginan Republik Islam Iran adalah memperluas dan memperkuat hubungan dan kerjasama komprehensif dengan Rusia," kata Hassan Rouhani dalam pertemuan dengan Vladimir Putin, mitranya dari Rusia sdi Tehran, ibukota Iran, Rabu (1/11/2017).

Ia menekankan pentingnya perluasan kerjasama dan hubungan ekonomi dan perdagangan antara Iran dan Rusia.

"Republik Islam Iran menyambut kehadiran aktif para investor dan sektor swasta Rusia untuk berpartisipasi dan bekerjasama dalam berbagai proyek penting infrastruktur, termasuk perluasan jalur dan koneksi rel kereta api serta koridor utara-selatan," imbuhnya.

Rouhani lebih lanjut menegaskan bahwa perjanjian nuklir JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif) merupakan kesepakatan multilateral, di mana penjagaan dan kestabilannya adalah penting bagi perdamian dan stabilitas regional dan dunia.

"Peran Rusia untuk memperkuat JCPOA dan pelaksanaan kewajiban semua pihak yang terlibat dalam perundingan ini adalah penting dan berpengaruh," ujarnya.

Presiden Iran juga menyinggung peran Tehran dan Moskow dalam menumpas terorisme di Suriah.

"Kerjasama dan konsultasi bersama antara Republik Islam Iran dan Rusia pada tahap-tahap akhir dari perjuangan ini adalah sangat penting," tegasnya.

Di bagian lain pernyataannya, Rouhani menyinggung proses perundingan Astana dan menyebut kerjasama multilateral, regional dan interanasional antara Iran dan Rusia untuk menyelesaikan berbagai persoalan dan krisis sebagai penting.

"Republik Islam Iran menganggap instabilitas di kawasan sebagai hal yang merugikan bagi semua negara, dan Tehran mendukung perluasan stabilitas dan keamanan regional," pungkasnya.

Sementara itu, Presiden Rusia mengatakan, Iran adalah tetangga dan mitra strategis bagi Rusia, dan kedua negara memiliki kepentingan bersama dalam pengembangan hubungan dan kerjasama bilateral.

Putin menilai JCPOA sebagai sebuah kesepakatan dalam kerangka mencapai perdamaian dan stabilitas internasional.

"Perusakan sepihak terhadap JCPOA dengan dalih apapun tidak dapat diterima, dan perjanjian ini tidak ada hubungannya dengan isu-isu pertahanan dan rudal Republik Islam Iran," pungkasnya. (RA)